Polsek Sapuran Olah TKP Kebakaran Toko Sembako di Wonosobo, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran sebuah toko sembako terjadi di wilayah Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Senin (28/4/2025) dini hari. Toko sembako milik Heri Setiyantoko yang berlokasi di Kampung Suropati RT 5 RW 9, Kelurahan dan Kecamatan Sapuran, dilalap si jago merah sekitar pukul 01.30 WIB.

Menurut keterangan saksi, api pertama kali terlihat di balkon lantai dua toko dengan ukuran 3×11 meter yang beratapkan asbes dan seng. Melihat kobaran api, saksi langsung menghubungi pemilik toko serta meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api sambil menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Wonosobo.

Empat unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Petugas damkar menyemprotkan air ke lantai dua, yang menjadi pusat sumber api. Berkat upaya cepat tersebut, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.15 WIB.

Akibat kejadian ini, sejumlah barang mengalami kerusakan, di antaranya satu unit mesin cuci, satu kulkas, satu water heater, satu kompor gas, serta sejumlah barang sembako return. Kerugian materiil diperkirakan mencapai 50 juta rupiah

Kapolsek Sapuran AKP Suryanto, S.H., mengungkapkan, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di bagian atap balkon lantai dua. “Diduga api menyambar barang-barang mudah terbakar seperti sembako dan barang return, sehingga api cepat menjalar ke kabel instalasi listrik dan kanopi,”

Polsek Sapuran dan Resmob Polres Wonosobo Bekuk Pelaku Penembakan di Kafe

Unit Reskrim Polsek Sapuran bersama Unit Resmob Polres Wonosobo berhasil mengamankan pelaku penembakan menggunakan air gun yang terjadi di wilayah Kecamatan Sapuran. Pelaku berinisial T, warga asal Wonosobo, ditangkap di wilayah Banyuurip, Kabupaten Purworejo.

Peristiwa penembakan tersebut terjadi pada Jumat sore (4/4/2025) sekitar pukul 16.30 WIB, di sebuah kafe di Kecamatan Sapuran. Saat itu, korban yang masih berusia 15 tahun tengah duduk di teras bagian bawah setelah usai membersihkan dan memperbaiki kolam ikan yang berada di cafe tersebut.

Tiba-tiba, pelaku datang dari arah parkiran atas sambil berteriak dan mengumpat, lalu mengeluarkan senjata menyerupai pistol genggam berwarna hitam dan melepaskan tembakan berkali-kali ke arah orang-orang yang berada di teras kafe. Salah satu peluru gotri mengenai pinggang belakang sebelah kanan korban, menyebabkan luka kemerahan dan lebam. Proyektil juga mengenai meja dan kursi hingga berlubang.

Mendapatkan laporan tersebut, tim gabungan dari Polsek Sapuran dan Polres Wonosobo segera bertindak. Pelaku berhasil diamankan pada keesokan harinya di wilayah Banyuurip, Purworejo, beserta barang bukti air gun yang masih berada dalam penguasaannya.

Dalam konferensi pers, Kapolres Wonosobo, M Kasim Akbar Bantilan menjelaskan bahwa motif pelaku melakukan aksinya karena sakit hati setelah mendapat tagihan usai berkunjung dan minum-minum di kafe tersebut.

“Jadi motifnya sakit hati. Senjata pelaku didapat dari pembelian online. Pelaku menembak secara acak dan mengenai korban yang masih di bawah umur. Kondisi korban saat ini sudah membaik,” ungkapnya.

Pelaku kini dijerat dengan Pasal 80 ayat (1) jo Pasal 76C Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan PERPPU nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang undang sesuai atau penganiayaan yang mengakibatkan luka sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat ( 1 ) Kitab Undang undang hukum pidana.

Dengan ancaman pidana penjara maksimal 3 tahun 6 bulan dan/atau denda paling banyak Rp72 juta.

Tanaman Jagung Tumbuh Subur, Polsek Mojotengah Aktif Kawal Ketahanan Pangan Nasional

Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Bhabinkamtibmas Polsek Mojotengah melaksanakan monitoring lahan pertanian jagung milik warga di wilayah binaannya di Desa Candiroto, Kecamatan Mojotengah, Jumat(25/4).

Kegiatan pemantauan ini dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung yang menjadi salah satu komoditas strategis dalam mendukung program swasembada pangan. Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung dilaporkan tumbuh dengan baik dan diperkirakan siap panen pada akhir Mei 2025.

“Tanaman jagung yang kami pantau saat ini menunjukkan pertumbuhan yang sehat dan optimal. Ini sejalan dengan upaya Polri dalam mendukung visi ketahanan pangan nasional sesuai arah kebijakan Presiden Prabowo melalui program Asta Cita,” ujar Brigadir Gilang Bhabinkamtibmas yang bertugas di wilayah tersebut.

Program monitoring yang rutin dilakukan ini juga bertujuan memberikan pendampingan kepada petani, menjaga keamanan lingkungan pertanian, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam bidang pertanian.

Kapolsek Mojotengah AKP Sanyoto menambahkan bahwa peran aktif Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari komitmen Polri mendukung pemerintahan dalam meningkatkan produksi pangan dalam negeri.

“Kami akan terus hadir mendampingi masyarakat dan memastikan bahwa program-program nasional di sektor pangan berjalan dengan baik di tingkat bawah,” tegasnya.

Dengan kondisi tanaman jagung yang menjanjikan, diharapkan panen mendatang dapat memberikan hasil maksimal, sekaligus memperkuat kemandirian pangan sebagaimana diamanatkan dalam Asta Cita pemerintah.

Jalin Komunikasi Positif, Kapolres Wonosobo Bertemu Wartawan dalam Forum Santai

Wonosobo, 24 April 2025 — Dalam upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan insan pers, Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., menggelar acara silaturahmi bersama wartawan dari berbagai media yang bertugas di wilayah Kabupaten Wonosobo, Kamis (24/4/2025).
Acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini digelar di Aula Endra Dharma Polres Wonosobo, dihadiri oleh puluhan jurnalis dari media cetak dan online.
Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan pentingnya peran media sebagai mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat.
“Kami sangat menghargai peran media dalam menjaga kondusifitas dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Melalui sinergi ini, kami berharap komunikasi yang terjalin dapat semakin baik dan saling mendukung dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman di Wonosobo,” ujar Kapolres.
Selain sesi ramah tamah, kegiatan ini juga diisi dengan dialog terbuka antara jajaran Polres dan para jurnalis. Beberapa wartawan menyampaikan harapan agar hubungan antara kepolisian dan media bisa lebih transparan dan responsif, terutama dalam penyampaian informasi kepada publik.

Polres Wonosobo Gelar Latihan Dalmas untuk Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel

Wonosobo – Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas, Polres Wonosobo menggelar latihan Pengendalian Massa (Dalmas) di halaman Mapolres Wonosobo, Selasa (22/4).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel Satuan Sabhara serta didukung oleh anggota dari satuan fungsi lainnya. Latihan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Wonosobo dan melibatkan sejumlah simulasi taktis pengamanan unjuk rasa, mulai dari formasi Dalmas awal hingga formasi lanjutan dalam penanganan massa anarkis.
Kapolres Wonosobo melalui Kabag Ops menyampaikan bahwa latihan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kemampuan personel dalam menghadapi berbagai situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Latihan Dalmas ini penting agar setiap anggota memiliki kesiapan fisik dan mental, serta mampu menerapkan taktik yang tepat dalam menghadapi situasi yang dinamis di lapangan. Ini merupakan langkah preventif yang harus terus diasah,” ujar Kabag Ops.
Selain untuk menghadapi potensi kerusuhan massa, latihan ini juga bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kekompakan antar personel dalam satu komando.
Dengan pelatihan yang rutin dan terarah, Polres Wonosobo berharap dapat terus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, serta menjaga kondusifitas wilayah hukum Polres Wonosobo.

Kapolres Wonosobo Lakukan Silaturahmi ke Kodim 0707/Wonosobo, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

Wonosobo – Dalam upaya memperkuat sinergitas dan soliditas antara TNI dan Polri, Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kodim 0707/Wonosobo pada Senin (21/4).
Kedatangan Kapolres disambut langsung oleh Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Helmy beserta jajaran. Pertemuan hangat ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, mencerminkan hubungan yang harmonis antara dua institusi penjaga keamanan negara.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyampaikan bahwa kunjungan ini bukan hanya sebagai ajang silaturahmi, namun juga bagian dari upaya menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik antara Polres dan Kodim dalam menjaga stabilitas wilayah.
“Kami percaya bahwa sinergi antara TNI dan Polri adalah kunci keberhasilan dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Wonosobo,” ujar AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M.
Sementara itu, Dandim 0707/Wonosobo turut mengapresiasi langkah Kapolres dalam mempererat hubungan kelembagaan. Ia menyampaikan komitmen pihaknya untuk selalu mendukung setiap upaya yang bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami siap bersinergi dan bekerja sama demi kepentingan masyarakat serta menjaga kedaulatan wilayah bersama Polri,” ucap Letkol Inf Helmy.
Silaturahmi ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara TNI dan Polri di Wonosobo, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mengawal pembangunan dan pelayanan masyarakat di daerah.

Polres Wonosobo Tertibkan Internal, Propam Gelar Gaktibplin untuk Seluruh Personel

Wonosobo – Dalam upaya meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme anggota, Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan Gaktibplin pada Senin (21/4). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Seksi Propam Polres Wonosobo dengan menyasar seluruh personel Polres Wonosobo.

Kasi Propam Polres Wonosobo, Ipda Rahmad, menjelaskan bahwa Gaktibplin meliputi pemeriksaan kelengkapan administrasi pribadi seperti KTP, SIM, KTA, serta kelengkapan surat kendaraan. Tak hanya itu, penampilan dan sikap tampang anggota juga turut menjadi fokus pemeriksaan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menegakkan disiplin internal dan memastikan setiap anggota Polri di Wonosobo mematuhi aturan yang berlaku, baik dari segi administrasi, sikap tampang, maupun perilaku sehari-hari,” ujar Ipda Rahmad.

Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., menegaskan bahwa Gaktibplin merupakan kegiatan rutin yang penting untuk menjaga citra institusi Polri di mata masyarakat. Ia berharap seluruh anggota dapat menjadi contoh yang baik dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Disiplin adalah fondasi utama bagi anggota Polri. Kami ingin memastikan bahwa sebelum menegakkan hukum kepada masyarakat, kami terlebih dahulu menegakkan kedisiplinan di internal kami sendiri,” kata Kapolres.

Kegiatan ini mendapat tanggapan positif dari sejumlah personel. Mereka menyadari pentingnya Gaktibplin sebagai sarana evaluasi dan pembenahan diri dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, Polres Wonosobo berharap dapat terus meningkatkan kualitas kinerja serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Satresnarkoba Wonosobo Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada 700 Siswa MAN 1

Satuan Reserse Narkoba Polres Wonosobo menggelar kegiatan penyuluhan dan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada ratusan pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Wonosobo. Kegiatan ini berlangsung pada Senin pagi, 14 April 2025, bertempat di Gedung Haji Kabupaten Wonosobo.

Kegiatan bertajuk Penyuluhan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) tersebut diikuti oleh sekitar 700 siswa. Acara berlangsung tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.

Dua personel Banit Satresnarkoba Polres Wonosobo didapuk sebagai pemateri, yakni BRIPTU Fernanda Aswin A, S.H., dan BRIPTU Enggartyasto P, S.H., Mereka menyampaikan materi mengenai jenis-jenis narkoba, dampak buruk penyalahgunaannya, serta upaya perlindungan generasi muda dari jerat narkotika.

Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dengan susunan acara meliputi pembukaan, sambutan dari Kepala Sekolah MAN 1 Wonosobo, pemaparan materi, sesi tanya jawab, dan ditutup secara resmi oleh panitia. Dalam sesi interaktif, sejumlah siswa tampak aktif mengajukan pertanyaan seputar topik yang dibahas.

Kasatresnarkoba Polres Wonosobo, AKP Teguh Sukosso, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya edukatif kepolisian untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. “Pencegahan sejak dini adalah kunci utama. Harapannya, siswa mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing,” ujarnya.

Polres Wonosobo Tegas Berantas Narkoba, Pemakai Sabu Diciduk di Jalan Raya Dieng

Satuan Reserse Narkoba Polres Wonosobo menangkap seorang pria berinisial DY, 27 tahun, yang diduga sebagai pengguna narkotika jenis sabu di kawasan Kalianget, Wonosobo, Jawa Tengah. Penangkapan dilakukan pada Sabtu, 12 April 2025, sekitar pukul 17.30 WIB.
DY ditangkap di depan sebuah warung bakso Dusun Bugangan, setelah Polisi menerima laporan dari masyarakat soal maraknya penyalahgunaan narkotika di wilayah Kecamatan Wonosobo
“Kami mendapat informasi dari warga dan langsung melakukan penyelidikan. Tersangka diamankan bersama barang bukti sabu seberat 0,6 gram,” kata Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Wonosobo, AKP Teguh Sukosso, dalam laporan tertulis.
Saat ditangkap, DY membawa sebuah tas selempang hitam. Di dalamnya, petugas menemukan satu paket sabu yang dibungkus tisu putih dan dilakban cokelat. Selain itu, turut disita satu unit telepon genggam serta satu sepeda motor, DY dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengatur larangan memiliki atau menguasai narkotika golongan I tanpa hak.
Kepolisian Resor Wonosobo menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran gelap narkoba. “Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku penyalahgunaan narkotika. Polres Wonosobo akan terus melakukan penindakan dan upaya preventif,” ujar AKP Teguh.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak segan melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkotika. “Partisipasi aktif masyarakat sangat penting. Bila melihat dugaan penyalahgunaan narkoba, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” katanya.
Saat ini, tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Wonosobo. Proses penyidikan masih berlangsung, termasuk pemeriksaan lanjutan, pengujian laboratorium, dan gelar perkara untuk mengembangkan kasus.

Wakapolres Pimpin Upacara 17-an, Polres Wonosobo Teguhkan Komitmen Pelayanan Publik

Polres Wonosobo melaksanakan upacara Kesadaran Nasional yang rutin digelar setiap tanggal 17 bulan berjalan. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mapolres Wonosobo pada Kamis pagi, 17 April 2024, dan diikuti oleh seluruh anggota Polres dari berbagai satuan fungsi.

 

Upacara ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Wonosobo, Kompol Agustinus David Putraningtyas, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya semangat nasionalisme, kedisiplinan, dan loyalitas dalam melaksanakan tugas sebagai anggota Polri.

 

“Upacara Kesadaran Nasional ini bukan hanya sebagai rutinitas belaka, tetapi sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegas Kompol David dalam sambutannya.

 

Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan tertib. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Polres Wonosobo dapat terus meningkatkan profesionalisme serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Upacara Kesadaran Nasional merupakan salah satu upaya Polri dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan serta memperkuat jati diri sebagai aparat penegak hukum yang berintegritas dan berdedikasi tinggi.