Cegah Aksi Premanisme, Sat Samapta Sambangi Kawasan Industri di Wonosobo

WonosoboKepolisian Resor Wonosobo melalui Satuan Samapta menggelar patroli dan sambang ke perusahaan CV. Prima Karya Sejahtera di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Wonosobo, pada Jumat, 16 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan langkah preventif dalam merespons keresahan masyarakat terkait aksi premanisme yang mulai merambah lingkungan kerja.

Patroli yang dipimpin oleh Kasubnit Dalmas Sat Samapta, Aipda Avid Kundriasto, menyasar manajer, karyawan, dan petugas keamanan perusahaan. Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian menyampaikan imbauan kamtibmas serta memberikan edukasi tentang bahaya premanisme dan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan.

Kami mengimbau agar setiap kejadian yang mengarah pada aksi premanisme segera dilaporkan. Gunakan Call Center Polri agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat,” ujar Aipda Avid.

Selain memberikan sosialisasi, polisi juga menegaskan komitmen untuk terus melakukan patroli rutin ke titik-titik rawan, termasuk kawasan industri dan perkantoran, guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak perusahaan, yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran polisi di tengah-tengah aktivitas kerja mereka.

Satgas Gakkum Operasi Aman Candi 2025 Tangkap Pelaku Premanisme di Minimarket Kertek

WONOSOBO — Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) Operasi Aman Candi 2025 Polres Wonosobo berhasil mengamankan seorang pria berinisial TG (35), warga Kledung, Kabupaten Temanggung, yang diduga melakukan aksi premanisme di sebuah minimarket di wilayah Kecamatan Kertek.

Insiden terjadi pada Selasa, 13 Mei 2025, ketika TG memasuki minimarket dan meminta rokok serta korek api tanpa melakukan pembayaran. Ia mengancam karyawan kasir dengan menggunakan bahasa daerah, “Iki tak pecahi apa piye,” yang berarti “Ini saya pecahkan atau bagaimana,” sambil menunjukkan sikap intimidatif.

Keesokan harinya, Rabu, 14 Mei 2025, anggota Polsek Kertek melakukan pemantauan di lokasi kejadian. Saat TG kembali ke minimarket dengan dugaan akan melakukan aksi serupa, petugas yang sudah bersiaga mendekatinya. Melihat kedatangan polisi, TG melarikan diri menuju arah Temanggung. Namun, upaya pelariannya berhasil digagalkan, dan ia ditangkap di depan SPBU Madukara.

Kasat Reskrim Polres Wonosobo, AKP Arif Kristiawan, menyatakan bahwa tindakan TG telah meresahkan masyarakat dan mengganggu ketertiban umum. “Kami tidak akan mentolerir aksi premanisme dalam bentuk apapun. Pelaku telah diamankan dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar AKP Arif Kristiawan.

Operasi Aman Candi 2025 merupakan inisiatif Polda Jawa Tengah yang bertujuan untuk memberantas premanisme dan kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat. Melalui operasi ini, diharapkan tercipta lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga.

Polres Wonosobo mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan tindakan premanisme atau kejahatan lainnya melalui layanan Call Center Polri di nomor 110 atau mendatangi kantor polisi terdekat. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Polisi Wonosobo Sosialisasikan Call Center untuk Tangkal Premanisme di CV Prima Karya Sejahtera

WONOSOBO — Kepolisian Resor Wonosobo melaksanakan kegiatan sambang dan pembinaan penyuluhan (binluh) di CV Prima Karya Sejahtera, Jalan T. Jogonegoro, Kecamatan Wonosobo, pada Jumat, 16 Mei 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bagian Operasional Satuan Pembinaan Masyarakat (KBO Sat Binmas) Polres Wonosobo, Ipda Budi Santoso. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, petugas kepolisian memberikan penyuluhan kepada manajer, karyawan, dan petugas keamanan perusahaan mengenai bahaya premanisme serta langkah-langkah pencegahannya. Mereka juga mensosialisasikan Call Center Polri sebagai saluran pelaporan cepat jika terjadi tindakan premanisme.

“Kami mengimbau kepada seluruh elemen perusahaan untuk tidak ragu melaporkan setiap indikasi premanisme melalui Call Center Polri. Partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan kerja,” ujar Ipda Budi Santoso.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Kepolisian Resor Wonosobo dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif, serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam memberantas premanisme.

Jaga Kamtibmas, Sat Samapta Himbau Karyawan PT Amita Surya Jaya Laporkan Aksi Premanisme

WONOSOBO – Satuan Samapta Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan patroli rutin di kawasan industri, salah satunya di PT Amita Surya Jaya, pada Kamis (15/5). Kegiatan patroli ini bertujuan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, serta sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Samapta memberikan imbauan kepada para petugas keamanan perusahaan dan karyawan agar selalu waspada terhadap segala bentuk gangguan keamanan, khususnya aksi premanisme.
“Kami minta apabila ada tindakan mencurigakan atau potensi premanisme di lingkungan kerja, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” ujar salah satu petugas patroli di lokasi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polres Wonosobo dalam menciptakan rasa aman di kawasan industri serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya sektor swasta.

Polres Wonosobo Sambangi PT Amita Surya Jaya, Sosialisasikan Bahaya Premanisme di Lingkungan Kerja

Kepolisian Resor Wonosobo melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) melaksanakan kegiatan sambang dan pembinaan penyuluhan (binluh) di PT Amita Surya Jaya, Wonosobo, pada Rabu (15/5). Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Wonosobo, AKP Bambang As, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan perusahaan dalam menghadapi potensi aksi premanisme.

Dalam kunjungan tersebut, AKP Bambang As menyampaikan pentingnya peran aktif perusahaan dalam menjaga keamanan lingkungan kerja. Ia menekankan bahwa tindakan premanisme dapat mengganggu stabilitas operasional dan keselamatan karyawan.

“Kami mengimbau kepada manajemen, karyawan, dan petugas keamanan PT Amita Surya Jaya untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk tindakan premanisme kepada pihak kepolisian,” ujar AKP Bambang As. “Polres Wonosobo siap menindaklanjuti setiap laporan demi terciptanya lingkungan kerja yang aman dan kondusif.”

Sebagai bagian dari sosialisasi, pihak kepolisian juga memperkenalkan layanan Call Center Polri yang dapat dihubungi 24 jam. Layanan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat, termasuk pelaku usaha, dalam melaporkan kejadian yang memerlukan respons cepat dari aparat keamanan.

Manajemen PT Amita Surya Jaya menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan kerja. “Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari Polres Wonosobo. Sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi kami dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan,” kata perwakilan manajemen perusahaan.

Kegiatan sambang dan binluh ini merupakan bagian dari upaya preventif Polres Wonosobo dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukumnya. Melalui pendekatan langsung kepada pelaku usaha, diharapkan dapat terjalin sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan bersama.

Upaya Cegah Premanisme, Sat Samapta Polres Wonosobo Melaksanakan Patroli di Area PT Tambi

Satuan Samapta Polres Wonosobo menggelar patroli di kawasan PT Tambi, pada Rabu (14/5/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi potensi tindak premanisme di sekitar area perusahaan.

Patroli oleh personel Sat Samapta ini menyasar area pabrik, pos keamanan, serta titik-titik rawan yang kerap menjadi tempat berkumpulnya warga tidak dikenal. Dalam kegiatan tersebut, petugas juga melakukan dialog dengan petugas keamanan internal perusahaan guna menggali informasi dan memperkuat koordinasi.

Selain mencegah aksi premanisme, patroli ini juga bertujuan untuk memantau situasi keamanan secara umum dan memastikan tidak ada aktivitas yang mengganggu ketertiban.

Imbau Waspadai Aksi Premanisme, Satgas II Binmas Sambangi PT Perkebunan Tambi


Wonosobo – Satgas II Binmas Operasi Aman Candi 2025 melaksanakan kegiatan sambang dan penyuluhan kepada manajemen dan karyawan PT Perkebunan Tambi, Rabu(14/5). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, personel Satgas II Binmas menyampaikan imbauan agar seluruh elemen perusahaan senantiasa waspada dan tidak segan melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menjumpai tindakan premanisme di lingkungan sekitar.

“Kami mengajak seluruh karyawan dan manajemen PT Perkebunan Tambi untuk tidak ragu melapor kepada polisi apabila sewaktu-waktu terjadi aksi premanisme yang meresahkan,” ujar Ipda Budi

Sebagai bentuk dukungan terhadap kemudahan pelaporan, Satgas II Binmas juga menyosialisasikan Call Center Polri, yakni 110, sebagai saluran resmi yang dapat dihubungi masyarakat secara cepat dan mudah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang baik antara kepolisian dan pihak perusahaan dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

Cegah Premanisme, Polres Wonosobo Gelar Patroli di PT Phoenix Agung Pratama

Kepolisian Resor Wonosobo mengintensifkan patroli preventif dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Aman Candi 2025. Pada Selasa, 13 Mei 2025, Satuan Tugas Preventif dari Satuan Samapta menggelar patroli di kawasan PT Phoenix Agung Pratama guna mencegah potensi tindak pidana pemalakan dan aksi premanisme.

Patroli tersebut dipimpin oleh Kaur Bin Ops Sat Samapta Polres Wonosobo, Iptu Sudigdo, S.H., M.H. Sebelum bergerak menuju lokasi, personel yang terlibat terlebih dahulu mengikuti apel di depan Barak Dalmas. Mereka kemudian melanjutkan patroli menggunakan kendaraan roda dua.

Di lingkungan PT Phoenix Agung Pratama, petugas menyisir area strategis dan melakukan pemantauan secara menyeluruh. Selain patroli fisik, petugas juga menyambangi satuan pengamanan (satpam) perusahaan tersebut. Dalam kesempatan itu, mereka memberikan imbauan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), serta mengingatkan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan petugas keamanan internal perusahaan dalam menjaga lingkungan kerja yang aman dan kondusif.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif Polres Wonosobo untuk memastikan situasi tetap aman menjelang dan selama pelaksanaan Operasi Aman Candi 2025,” kata Iptu Sudigdo.

Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus menjaga keamanan wilayahnya, terutama di area yang berpotensi rawan gangguan kamtibmas, termasuk kawasan industri dan perusahaan.

Polres Wonosobo Sosialisasi Cegah Premanisme di PT Phoenix Agung Pratama

Dalam rangka Operasi Aman Candi 2025, Satuan Tugas 2 Binmas Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan sambang dan penyuluhan kepada karyawan PT Phoenix Agung Pratama. Kegiatan tersebut difokuskan pada upaya pencegahan aksi premanisme yang belakangan dinilai meresahkan masyarakat.

Kasat Binmas Polres Wonosobo, AKP Bambang AS, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran karyawan terhadap potensi gangguan keamanan, serta mendorong mereka untuk segera melapor jika menemukan tindakan mencurigakan.

“Kami mengimbau para karyawan agar tidak ragu melapor apabila menemukan aksi premanisme di lingkungan sekitar. Call Center Polri siap menerima laporan kapan saja,” ujar Bambang saat memberikan penyuluhan, Selasa, 13 Mei 2025.

Dalam kegiatan tersebut, Satgas Binmas juga mensosialisasikan Call Center Polri sebagai saluran utama pelaporan cepat. Melalui nomor darurat tersebut, masyarakat bisa langsung berkoordinasi dengan kepolisian apabila terjadi situasi yang memerlukan penanganan segera.

AKP Bambang menjelaskan bahwa keterlibatan aktif masyarakat, termasuk lingkungan perusahaan, sangat penting dalam menciptakan suasana aman dan tertib. “Premanisme bisa muncul di mana saja. Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, kita bisa mencegahnya sejak dini,” katanya.

Operasi Aman Candi merupakan agenda rutin yang digelar Polda Jawa Tengah untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum masing-masing.

Satgas Preemtif Polres Wonosobo Cegah Premanisme

Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Aman Candi 2025, Satgas Preemtif Sat intelkam Polres Wonosobo bergerak cepat dengan melakukan deteksi aksi dan dini terhadap potensi tindak pidana pemalakan dan premanisme di PT Phoenix Agung Pratama.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya proaktif untuk menciptakan rasa aman bagi para pekerja dan pelaku usaha di kawasan industri strategis tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan preemtif dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M menyampaikan bahwa Polri terus memperkuat langkah-langkah preventif melalui kegiatan intelijen yang terukur dan tepat sasaran.

“Kehadiran Satgas Preemtif di lapangan adalah wujud dari komitmen Polres Wonosobo dalam melindungi masyarakat dari ancaman premanisme yang meresahkan. Kami ingin memastikan bahwa kawasan industri tetap menjadi tempat yang aman, kondusif, dan produktif, Ini bagian dari strategi preemtif yang menyentuh langsung akar potensi gangguan,” tegas Kapolres.