Dekatkan Diri ke Warga, Polres Wonosobo Sambangi Desa Wonosari Lewat Giat Sobo Warg

Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan “Sobo Wargo” di Desa Wonosari, Kecamatan Kalikajar, pada [Selasa/03]. Kegiatan ini merupakan bentuk pendekatan humanis Polri untuk menyerap aspirasi warga secara langsung dan menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah setempat.

Dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari Polres Wonosobo berdialog langsung dengan warga, tokoh masyarakat, serta perangkat desa untuk mendengarkan berbagai masukan, keluhan, dan harapan terkait situasi keamanan dan pelayanan kepolisian. Selain itu, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai pentingnya peran aktif dalam menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif.

Melalui program “Sobo Wargo,” Polres Wonosobo berharap dapat membangun kepercayaan publik, menciptakan sinergi antara masyarakat dan aparat kepolisian, serta mengedepankan penyelesaian masalah secara dialogis di tingkat desa. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan informasi terkini mengenai program kepolisian yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat

Gelar Operasional dan Anev Bulanan, Polres Wonosobo Tinjau Kinerja Mei 2025

Dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas serta mengevaluasi kinerja jajaran, Polres Wonosobo menggelar kegiatan Gelar Operasional (GO) dan Analisa dan Evaluasi (Anev) bulanan untuk periode Mei 2025, bertempat di Aula Mapolres Wonosobo, pada Selasa (06/03).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolres Wonosobo AKBP M Kasim Akbar Bantilan, S.I.K,. M.M., serta diikuti oleh para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, dan para perwira staf. Dalam pelaksanaannya, Anev membahas capaian kinerja masing-masing satuan fungsi, analisis gangguan kamtibmas, penanganan kasus, hingga evaluasi terhadap kegiatan pelayanan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polres Wonosobo berupaya memperkuat koordinasi internal serta meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan di wilayah hukum Polres Wonosobo. Diharapkan hasil dari evaluasi tersebut dapat menjadi acuan dalam menentukan strategi yang lebih efektif dan responsif ke depan.

Peringati Hari Lahir Pancasila, Polres Wonosobo Gelar Upacara Dengan Khidmat

Wonosobo – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Polres Wonosobo menggelar upacara bendera di halaman Mapolres pada Senin, 2 Juni 2025. Upacara dipimpin oleh Wakapolres Wonosobo, Kompol Agustinus David Putraningtyas, S.Sos., M.H dan diikuti oleh seluruh personel Polres Wonosobo.

 

Dalam amanatnya, Kompol David menegaskan bahwa Pancasila merupakan pondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai nilai luhur yang tidak hanya dihafal, tetapi juga diamalkan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam pelaksanaan tugas-tugas kepolisian.

 

“Pancasila adalah komitmen kebangsaan yang menyatukan kita. Sebagai anggota Polri, kita harus menjadi pelopor dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila, mulai dari keadilan sosial, semangat persatuan, hingga menjaga keharmonisan antarumat beragama,” ujarnya.

 

Ia juga mengajak seluruh anggota untuk menjadikan momen Hari Lahir Pancasila sebagai refleksi dan penguatan kembali semangat nasionalisme, terutama dalam menghadapi tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks.

 

Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih hingga pembacaan teks Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

 

Melalui upacara ini, Polres Wonosobo menegaskan komitmennya untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Wonosobo.

Libur Panjang, Kapolres Wonosobo Pimpin Patroli dan Dirikan Pos Siaga di Obyek Wisata Dieng

Mengantisipasi lonjakan wisatawan pada libur panjang akhir pekan, Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M. memimpin langsung patroli di jalur wisata menuju kawasan Dieng, Jumat (30/5/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres meninjau sejumlah titik rawan kemacetan dan memastikan kesiapsiagaan seluruh personel di lapangan. Selain itu, satuan kepolisian juga menyiagakan mobil derek di beberapa titik strategis untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas akibat kendaraan mogok atau insiden lainnya.

“Libur panjang biasanya diiringi peningkatan arus kendaraan menuju Dieng. Kami sudah siapkan personel dan sarana pendukung, termasuk mobil derek, untuk memastikan kelancaran dan keamanan para wisatawan,” ujar AKBP Kasim Akbar kepada awak media.

Gabungan personel dari berbagai satuan Polres Wonosobo disiagakan di titik-titik rawan kemacetan serta di area obyek wisata untuk memberikan pengamanan, pelayanan, dan pengaturan lalu lintas. Sejumlah pos siaga dan titik layanan terpadu juga telah didirikan di lokasi-lokasi strategis untuk mendukung kelancaran arus kendaraan serta memberi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kapolres mengimbau kepada para pengunjung agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keselamatan selama liburan. Persiapan kendaraan juga penting agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” pungkasnya.

Langkah preventif ini dilakukan sebagai komitmen Polres Wonosobo dalam memberikan pelayanan terbaik dan menjamin kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Dieng selama libur panjang ini.

Kenaikan Pangkat Pengabdian: AKP Bambang A.S. Sandang Pangkat Kompol di Polres Wonosobo

Bertempat di halaman Mapolres Wonosobo, Rabu (28/5), telah dilaksanakan upacara kenaikan pangkat pengabdian bagi Kasat Binmas Polres Wonosobo, AKP Bambang A.S., yang secara resmi menerima kenaikan pangkat menjadi Komisaris Polisi (Kompol).

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M. Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa kenaikan pangkat ini merupakan bentuk penghargaan institusi terhadap dedikasi dan loyalitas anggota selama masa pengabdiannya di Kepolisian.

“Pangkat ini bukan diberikan secara serta-merta. Ada syarat yang harus dipenuhi, termasuk tidak pernah melakukan pelanggaran disiplin maupun pidana. Ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi dan integritas dalam menjalankan tugas kepolisian,” ujar AKBP Akbar.

Kompol Bambang A.S. selama ini dikenal sebagai perwira yang berdedikasi tinggi dan profesional dalam memimpin Satuan Binmas. Kepemimpinannya berkontribusi besar dalam menjaga hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat serta mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Wonosobo.

Upacara berlangsung secara khidmat dan tertib, diikuti oleh jajaran pejabat utama, perwira staf, serta personel Polres Wonosobo. Kenaikan pangkat pengabdian ini menjadi contoh nyata bahwa pengabdian tanpa cela dan komitmen terhadap tugas adalah fondasi utama dalam meraih kepercayaan dan penghargaan dari institusi.

Asah Kemampuan, Polres Wonosobo Gelar Pelatihan TPTKP untuk Fungsi Reskrim

Dalam upaya meningkatkan profesionalisme dan kesiapan personel dalam menangani tindak pidana, Polres Wonosobo menggelar pelatihan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) bagi fungsi Reskrim, Senin, 26 Mei 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Endra Dharmalaksana tersebut dibuka oleh Kabag SDM Polres Wonosobo, Kompol Denny Wibowo Sri Agung Hartanto, S.T., S.H. Dalam sambutannya, Kompol Denny menegaskan pentingnya tindakan cepat, tepat, dan terukur di tempat kejadian perkara sebagai kunci keberhasilan pengungkapan kasus.

“TPTKP bukan sekadar prosedur awal, tapi landasan utama dalam proses penyelidikan. Saya harap rekan-rekan mengikuti pelatihan ini secara serius dan mengaplikasikannya di lapangan,” ujarnya di hadapan para peserta.

Pelatihan menghadirkan PS. Kaur Identifikasi Satreskrim, Aiptu Wahadi, sebagai pemateri utama. Ia membekali peserta dengan teknik dan petunjuk teknis seputar TPTKP, mulai dari pengamanan lokasi, identifikasi saksi, hingga dokumentasi awal barang bukti.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas personel Reskrim dalam menangani setiap perkara secara profesional dan sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.

Tanggap Bencana, Polsek Kepil Evakuasi Material Longsor di Wilayah Tegeswetan

Polsek Kepil Polres Wonosobo menunjukkan respons cepat dalam menangani bencana alam berupa tanah longsor yang terjadi di pekarangan milik warga Dusun Duluran, Desa Tegeswetan, Kecamatan Kepil, pada Minggu (5/25). Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam.

Setelah menerima laporan dari warga, personel Polsek Kepil segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan peninjauan sekaligus membantu proses evakuasi material longsoran bersama warga dan perangkat desa setempat. Tanah longsor tersebut menutupi sebagian akses jalan di sekitar pekarangan dan berpotensi membahayakan lingkungan sekitar jika tidak segera ditangani.

kehadiran polisi di lokasi bencana merupakan bentuk tanggung jawab Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. “Kami berkoordinasi dengan perangkat desa dan BPBD untuk memastikan langkah penanganan berjalan cepat dan aman

Kegiatan evakuasi berlangsung lancar dan kondusif. Polsek Kepil mengapresiasi partisipasi warga dalam membantu proses penanganan bencana, serta menegaskan komitmen Polri dalam menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat di wilayah hukum Polres Wonosobo.

Pleton Siaga dan Personel Operasi Aman Candi Gelar Patroli Malam, Cegah Tindak Premanisme

Wonosobo – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di malam hari, Pleton Siaga Polres Wonosobo bersama personel yang tergabung dalam Operasi Aman Candi melaksanakan patroli malam secara intensif, Sabtu malam (24/5/2025).

Patroli malam ini menyasar lokasi-lokasi yang dianggap rawan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk aksi premanisme, pungutan liar, dan kejahatan jalanan lainnya. Tim bergerak menyusuri kawasan terminal, pasar tradisional, pertokoan, serta titik-titik keramaian masyarakat.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh perwira pengendali piket AKP bambang dan dilakukan secara mobile maupun dialogis kepada masyarakat. Petugas juga mengingatkan warga agar tetap waspada dan tidak segan melaporkan apabila menemukan praktik premanisme di lingkungan sekitar.

“Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari Operasi Aman Candi yang bertujuan untuk menekan angka kriminalitas, khususnya yang berkaitan dengan aksi premanisme dan gangguan kamtibmas lainnya,” ujar AKP Bambang.

Selain memberikan rasa aman kepada masyarakat, kegiatan patroli ini juga menjadi sarana untuk memperkuat kehadiran polisi di tengah masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Polres Wonosobo menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan melindungi masyarakat dari segala bentuk ancaman keamanan, khususnya di malam hari saat aktivitas warga mulai menurun namun potensi gangguan meningkat.

Polres Wonosobo Bongkar Jaringan Narkoba, Sita Total 140,4 Gram Sabu dan 1,8 Gram Inex

WONOSOBO – Satuan Reserse Narkoba Polres Wonosobo berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Wonosobo. Dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis, 22 Mei 2025, Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., didampingi Kasat Resnarkoba AKP Teguh Sukosso, S.H., M.H., mengungkap kronologi penangkapan tiga tersangka yang terlibat sebagai pengedar sekaligus pengguna narkotika jenis sabu dan inex.
“Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai maraknya penyalahgunaan narkotika di wilayah Wonosobo,” ujar AKBP Kasim. Petugas kemudian melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya menangkap tersangka pertama, RD (26), di rumah kontrakannya di daerah Kab. Wonosobo, dari tangan RD polisi menyita 100 paket sabu dengan total berat bruto 140,1 gram, serta paket inex dengan berat bruto 1,8 gram. Petugas juga menemukan peralatan pendukung, mulai dari timbangan digital, pipet kaca, hingga alat hisap sabu/bong, serta satu unit telepon genggam dan sepeda motor.
Menurut keterangan tersangka, transaksi sabu tersebut dilakukan oleh RD melalui aplikasi percakapan bernama Zangi, setelah mendapatkan alamat pengiriman sabu RD mengajak tersangka lain F(30) untuk mengambil sabu tersebut dan setelah barang diterima, RD bersama dengan F memecah sabu menjadi beberapa paket untuk rencana akan diedarkan di wilayah Wonosobo dan Temanggung.
Tersangka F ditangkap di tempat yang sama, bersama barang bukti berupa ponsel yang digunakan untuk koordinasi dengan RD. “Mereka menggunakan metode komunikasi terenkripsi untuk menghindari pelacakan,” ungkap AKP Teguh Sukosso.
Satu Minggu Kemudian, Polisi Amankan Satu Pemakai
Satu minggu setelah penangkapan RD dan F, pada Senin, 12 Mei 2025, petugas kembali menangkap satu orang tersangka pengguna narkoba berinisial MA (30), di sebuah kamar kost di wilayah Kab. Wonosobo.
Dalam penangkapan tersebut, ditemukan dua paket sabu kecil dengan berat bruto 0,3 gram yang disembunyikan di dalam potongan sedotan, serta alat hisap/bong yang dirakit dari botol plastik bekas minuman kemasan. Selain itu, turut disita satu unit ponsel dan korek api gas.
Ketiga tersangka kini mendekam di tahanan Mapolres Wonosobo. RD dan F dijerat Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun dan denda hingga miliaran rupiah.
Sementara MA dijerat Pasal 112 ayat (1) dengan ancaman hukuman paling singkat empat tahun dan maksimal 12 tahun penjara, serta denda hingga Rp8 miliar.
“Penindakan ini adalah bukti komitmen kami dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah Wonosobo. Kami akan terus bergerak bersama masyarakat untuk menjaga generasi muda dari ancaman narkotika,” tegas Kapolres AKBP Kasim Akbar.

umat Sehat Jadi Wadah Pembinaan Jasmani dan Kekompakan di Polres Wonosobo

Wonosobo – Dalam rangka menjaga kebugaran dan meningkatkan semangat personel, Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan “Jumat Sehat” melalui olahraga lari bersama, Jumat pagi (5/23). Kegiatan diawali dengan apel pagi dan pemanasan, dilanjutkan dengan lari santai dari Polres menuju Alun – Alun. Dalam keterangannya, Kapolres Wonosobo menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Sehat merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk menjaga kondisi fisik personel agar tetap prima dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Selain untuk kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kebersamaan dan kekompakan antaranggota, serta menciptakan suasana kerja yang lebih harmonis dan produktif. Usai lari, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pendinginan dan ramah tamah sederhana yang menambah keakraban antarpersonel. Dengan semangat “Jumat Sehat”, Polres Wonosobo berkomitmen tidak hanya menjaga stabilitas keamanan wilayah, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan dan kebugaran sumber daya manusia yang menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat.