Sinergi Polri dan Petani Jaga Ketahanan Pangan, Ribuan Meter Persegi Lahan Jagung di Batursari Diobservasi Intensif

Jajaran Polres Wonosobo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui sinergi antara Bhabinkamtibmas Desa Batursari dan anggota Polsek Sapuran bersama Kelompok Tani Jagung Desa Batursari, Kecamatan Sapuran, dilakukan kegiatan penyiangan tanaman jagung intensif pada Jumat, 25 Juli 2025.

Kegiatan ini berfokus pada pembersihan gulma dan pemupukan urea di lahan jagung seluas 7.500 m² untuk memastikan pertumbuhan tanaman yang optimal. Kehadiran Kanit Binmas Polsek Sapuran Aiptu Novi Istiadi, S.H. dan Bhabinkamtibmas Batursari Brigadir Anggi Saka Mardani, S.H., menjadi simbol nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri mendukung program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan lokal. Ini juga mencerminkan sinergi kuat antara Polri dan masyarakat demi kesejahteraan bersama,” terang Aiptu Novi Istiadi.

Saat ini, tanaman jagung menunjukkan perkembangan positif, dengan ketinggian rata-rata 30-40 cm, meningkat 10 cm dari minggu sebelumnya. Ini menjadi indikator keberhasilan kolaborasi aktif antara Polri dan masyarakat dalam menjaga sektor pertanian.

Satresnarkoba Polres Wonosobo Tangkap Pemakai Sabu di Lingkar Utara

Perang melawan peredaran narkotika terus digencarkan. Satuan Reserse Narkoba Polres Wonosobo kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Seorang pria berinisial R (42), warga Kecamatan Wonosobo, ditangkap petugas dalam operasi dini hari yang berlangsung di kawasan Jalan Lingkar Utara.
Penangkapan dilakukan pada Senin, 21 Juli 2025 sekitar pukul 00.10 WIB, tepatnya di samping bangunan kosong.

Berdasarkan informasi masyarakat tentang aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap tersangka yang terbukti membawa sabu.
Dalam penggeledahan, polisi menemukan 1 paket sabu seberat 2,1 gram yang dibungkus plastik bening, tisu putih, dan lakban merah, disembunyikan dalam bungkus rokok dan digenggam di tangan kanan tersangka. Tak hanya itu, turut diamankan tas selempang berisi alat hisap (bong), pipet kaca, korek api gas, plastik klip, serta ponsel pintar yang diduga digunakan untuk komunikasi transaksi.
Total ada 12 item barang bukti yang disita. Empat orang saksi turut diperiksa dalam perkara ini, dua di antaranya warga sipil dan dua lainnya merupakan anggota kepolisian yang terlibat dalam proses penangkapan.
Tersangka dijerat Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara.

Kasat Resnarkoba Polres Wonosobo, AKP Teguh Sukosso, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penyidikan masih terus dikembangkan untuk menelusuri kemungkinan jaringan di balik pelaku.
“Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang berani melaporkan dugaan penyalahgunaan narkotika. Ini menjadi bukti bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dilakukan aparat, tetapi perlu keterlibatan semua pihak,” tegasnya.

AKP Teguh juga mengimbau agar masyarakat, khususnya generasi muda, menjauhi narkoba dalam bentuk apa pun.
“Narkoba adalah jalan pintas menuju kehancuran. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk waspada, peduli, dan tidak ragu melapor jika melihat gejala penyalahgunaan di lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Langkah cepat ini menjadi bagian dari komitmen Polres Wonosobo dalam menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan bebas dari narkotika.

Tindak Tegas Kejahatan, Polres Wonosobo Amankan 3 Pelaku Judi dan 1 Pengguna Narkoba

WONOSOBO – Jajaran Polres Wonosobo kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga situasi kamtibmas. Selama bulan Juli 2025, Polres Wonosobo berhasil mengamankan tiga orang pelaku judi online dan satu orang pengguna narkoba.

Kapolres Wonosobo melalui Kasi Humas, IPDA Eko Setiadi, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pelaksanaan giat rutin dengan target preemtif dan gakkum yang ditentukan.

“Dalam pelaksanaan kegiatan rutin selama bulan Juli ini, kami mengamankan tiga pelaku judi online yang saat ini tengah menjalani proses penyidikan. Selain itu, satu orang pengguna narkoba juga berhasil diamankan berikut barang buktinya,” ungkap Kasi Humas Polres Wonosobo.

Selain penindakan terhadap pelaku kejahatan, jajaran Polres Wonosobo juga melaksanakan patroli secara intensif. Dari hasil patroli tersebut, petugas berhasil menyita puluhan botol minuman keras (miras) dari beberapa lokasi berbeda yang diduga sebagai tempat peredaran miras ilegal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pencegahan dan penindakan terhadap potensi gangguan keamanan, serta menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.

“Upaya ini tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga edukasi dan pencegahan, sesuai dengan pendekatan preemtif yang kami jalankan. Kami terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah,” tambahnya.

Polres Wonosobo menegaskan akan terus meningkatkan intensitas kegiatan serupa sebagai bentuk keseriusan dalam memberantas tindak kriminal dan menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan aman.

Binrohtal Rutin Polres Wonosobo: Ladang Ibadah dan Penguat Jiwa Pengayom Masyarakat

WONOSOBO – Usai pelaksanaan apel pagi dan giat penegakan disiplin oleh Seksi Propam, jajaran Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) di Masjid Mujahidin, Kamis (24/7/2025).

Kegiatan yang rutin digelar setiap pekan ini diikuti oleh personel yang tidak sedang terlibat dalam tugas lapangan maupun pelayanan. Bertempat di Masjid Mujahidin Polres Wonosobo, Binrohtal dipimpin langsung oleh Ustad Kamaludin yang juga merupakan imam utama masjid tersebut.

Dalam tausiahnya, Ustad Kamaludin menyampaikan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dan para sahabat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam memberikan kemanfaatan kepada masyarakat. “Menjadi anggota Polri bukan sekadar profesi, namun juga ladang ibadah untuk terus memberi kebermanfaatan,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin dan tahlil bersama, sebagai bentuk doa dan munajat agar seluruh personel senantiasa diberikan kekuatan, keselamatan, serta kelapangan hati dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian.

Melalui Binrohtal ini, diharapkan mampu membentuk karakter anggota Polri yang religius, humanis, dan profesional dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

Si Propam Polres Wonosobo Gelar Gaktibplin Internal, Tegaskan Keteladanan Tertib Sebelum Menertibkan

Wonosobo – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2025, Seksi Profesi dan Pengamanan (Si Propam) Polres Wonosobo menggelar kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) terhadap seluruh personel Polres Wonosobo, Kamis (24/7/2025).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Propam, Ipda Rahmad Sujaka, S.H., dan diawali dengan arahan kepada anggota. Ia menegaskan pentingnya keteladanan, khususnya dalam tugas pengawasan dan penegakan disiplin. “Sebelum memeriksa masyarakat, anggota harus tertib terlebih dahulu. Kita, anggota Propam, juga wajib tertib sebelum menertibkan rekan-rekan,” tegasnya.

Sebagai wujud konsistensi, Ipda Rahmad secara terbuka menunjukkan surat-surat diri dan STNK kendaraan pribadinya kepada anggota. Ia kemudian memimpin langsung pemeriksaan internal terhadap personel Propam, mulai dari kelengkapan administrasi hingga kendaraan yang digunakan.

Pemeriksaan dilanjutkan kepada personel Satlantas yang sedang mengikuti apel pagi di halaman Mapolres. Sasaran pemeriksaan meliputi surat-surat pribadi seperti KTP, KTA, dan SIM, sikap tampang, kerapihan rambut, penggunaan seragam dinas yang sesuai, serta perlengkapan pendukung seperti kaos kaki dan sepatu yang wajib disemir.

Usai apel, anggota Propam juga melakukan pemeriksaan kendaraan di pintu masuk Mapolres, menyasar seluruh anggota tanpa terkecuali. Fokus pemeriksaan adalah kelengkapan surat-surat kendaraan berupa SIM dan STNK, serta kelayakan fisik kendaraan, baik dinas maupun pribadi.

Menariknya, dalam kegiatan ini, bukan hanya anggota yang diperiksa. Sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Wonosobo juga turut diperiksa. Pemeriksaan dilakukan tanpa pandang jabatan, sebagai bentuk komitmen bahwa penegakan disiplin berlaku bagi seluruh jajaran.

Selain pemeriksaan administratif, pengecekan terhadap penampilan dan kerapihan menjadi perhatian. Rambut personel diperiksa satu per satu, penggunaan atribut seragam dicek secara detail, termasuk sepatu yang wajib bersih dan disemir, serta kesesuaian penggunaan kaos kaki sesuai ketentuan dinas.

Tidak hanya kepada personel aktif, pemeriksaan juga dilakukan terhadap petugas yang tengah melaksanakan serah terima piket penjagaan Mako dan seluruh anggota yang hadir dalam apel pagi. Dalam arahannya, Kasi Propam kembali menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai identitas dan tanggung jawab setiap anggota Polri.

“Penertiban ini bukan bentuk hukuman, tapi bentuk pembinaan agar kita menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Mari kita tertibkan diri sebelum menertibkan masyarakat,” tutupnya.

Satlantas Polres Wonosobo Gelar Samsat Keliling dan Sosialisasi Aplikasi SIGNAL di Kecamatan Kertek dan Watumalang

Wonosobo – Satlantas Polres Wonosobo terus berinovasi dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat. Kali ini, Satlantas melaksanakan pelayanan Samsat Keliling dan sosialisasi aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) di dua lokasi berbeda, yakni Kecamatan Kertek dan Kecamatan Watumalang, pada Rabu (23/7/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor, sekaligus mengenalkan penggunaan aplikasi SIGNAL, yang kini menjadi salah satu kanal resmi pembayaran pajak kendaraan secara digital.

“Kami hadir langsung ke tengah masyarakat agar layanan pajak kendaraan makin mudah dijangkau. Tidak hanya itu, kami juga edukasikan soal SIGNAL—agar masyarakat bisa bayar pajak cukup dari HP, tanpa perlu antre di kantor Samsat,” ujar Kasat Lantas Polres Wonosobo, AIPTU Mario, di lokasi kegiatan.

Sosialisasi berlangsung interaktif. Warga yang hadir di kantor kecamatan terlihat antusias mencoba mengunduh dan mempelajari cara kerja aplikasi SIGNAL. Tak sedikit pula yang langsung memanfaatkan kehadiran Mobil Samsat Keliling untuk membayar pajak kendaraannya di tempat.

Penggunaan aplikasi SIGNAL dinilai sangat relevan di era digital. Selain memangkas waktu dan tenaga, sistem ini juga lebih transparan dan meminimalkan praktik percaloan.

Satlantas Polres Wonosobo menargetkan kegiatan semacam ini akan digelar rutin tiap bulan, berpindah-pindah lokasi kecamatan, agar semakin banyak masyarakat sadar pajak dan teknologi.

Polsek Wonosobo Pantau Tanam Jagung, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Lancar

Kapolsek Wonosobo AKP Sunaryono, S.H. bersama sejumlah anggotanya melaksanakan pengecekan lahan jagung milik warga dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di lahan milik Sdr. Utoro Adi, yang berlokasi di Kampung Melaran RT 04 RW 03, Kelurahan Jlamprang, Wonosobo, pada Senin (21/7/2025) sekitar pukul 10.50 WIB.

Pengecekan ini dilakukan dalam rangka monitoring pelaksanaan tanam jagung serentak yang merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional untuk kuartal III tahun 2025. Dari hasil pengecekan di lokasi, diketahui bahwa pertumbuhan tanaman jagung sudah mencapai tinggi sekitar 10 cm. Tanaman juga tampak subur dengan kondisi lahan yang terpapar cuaca panas, yang justru mendukung perkembangan tanaman jagung di wilayah tersebut.

AKP Sunaryono mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal. “Kami ingin memastikan bahwa program ini berjalan sesuai rencana dan hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan secara berkala bersama unsur terkait agar program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Wonosobo dapat berhasil secara maksimal.

Satlantas Polres Wonosobo Gelar Tatap Muka dengan Komunitas Jeep Wisata, Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2025

Wonosobo – Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan berlalu lintas, Satlantas Polres Wonosobo melaksanakan kegiatan Tatap Muka dengan sejumlah komunitas Jeep Wisata sebagai bagian dari program sosialisasi dalam Operasi Patuh Candi 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Subsatgas Dikmas Satgas Preemtif dan diikuti oleh berbagai komunitas Jeep yang aktif di wilayah Kabupaten Wonosobo, antara lain Komunitas Jeep D-Mofa, Komunitas Jeep DOC, Komunitas Jeep Baladewa, dan Komunitas Banteng Jeep.

Kasat Lantas Polres Wonosobo, AKP Seno menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman secara langsung kepada para pelaku wisata dan pengguna kendaraan khusus, seperti Jeep wisata, agar lebih memahami pentingnya tertib berlalu lintas serta mengetahui ketentuan yang berlaku selama Operasi Patuh Candi 2025.

“Komunitas Jeep merupakan bagian dari wajah pariwisata Wonosobo. Oleh karena itu, penting bagi kami untuk melibatkan mereka secara aktif dalam mendukung keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, para anggota komunitas diberikan penjelasan terkait sasaran utama Operasi Patuh Candi 2025, seperti penggunaan helm SNI, kelengkapan surat kendaraan, pemakaian sabuk pengaman, hingga larangan menggunakan ponsel saat berkendara.

Diharapkan melalui kegiatan ini, komunitas Jeep dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas serta turut menyukseskan Operasi Patuh Candi 2025, dengan tetap mengedepankan keamanan dan kenyamanan para wisatawan yang menggunakan layanan mereka.

Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas dan Petani Mergosari Lakukan Penyiangan Jagung

Wonosobo – Bhabinkamtibmas Desa Mergosari bersama kelompok tani jagung setempat melaksanakan kegiatan penyiangan tanaman jagung di lahan pertanian seluas 8.000 meter persegi di Desa Mergosari, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, Senin (21/7/2025).

Kegiatan ini juga melibatkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Sukoharjo sebagai bentuk kolaborasi antara Polri, petani, dan instansi terkait dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Penyiangan dilakukan dengan mencabut rumput liar atau gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman jagung, serta dilanjutkan dengan pemberian pupuk dan perawatan lanjutan untuk memastikan tanaman tumbuh optimal.

Tanaman jagung yang saat ini sudah menunjukkan pertumbuhan 3 hingga 5 daun sempurna, terlihat tumbuh dengan baik dan subur. Upaya perawatan ini diharapkan dapat meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani setempat.

Kapolsek Sukoharjo melalui Bhabinkamtibmas Desa Mergosari, Brigadir Dian menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata keterlibatan Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan di tingkat lokal.

“Kami tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tapi juga hadir mendukung program strategis nasional, termasuk sektor pertanian. Harapannya, sinergi ini bisa meningkatkan produktivitas petani dan kesejahteraan masyarakat secara umum,” ujar Bhabinkamtibmas.

Dengan kegiatan ini, Polsek Sukoharjo berharap sinergitas antara Polri dan masyarakat terus terjalin erat demi membangun ketahanan pangan serta mendorong pembangunan di sektor pertanian secara berkelanjutan.

Sosialisasi Patuh Candi 2025 Digelar di Terminal Mendolo, Satlantas Libatkan Stakeholder Terkait

Wonosobo – Satlantas Polres Wonosobo kembali menggencarkan edukasi tertib berlalu lintas dalam rangka Operasi Patuh Candi 2025. Kali ini, sosialisasi dilakukan langsung kepada para pengendara sepeda motor di kawasan Terminal Mendolo, Sabtu (19/7/2025), dengan menggandeng UPPD dan PT Jasa Raharja (Persero).

Kegiatan tersebut menyasar para pengendara yang tengah melintas dan berada di area terminal, baik pengemudi angkutan umum maupun pengguna kendaraan pribadi. Petugas dari Satlantas bersama perwakilan UPPD dan Jasa Raharja memberikan edukasi secara langsung mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Wonosobo, AKP Seno menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preemtif untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan selama Operasi Patuh Candi 2025 yang digelar mulai 14 hingga 27 Juli 2025.

“Kami ingin membangun kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Sosialisasi ini merupakan upaya bersama agar pengguna jalan memahami pentingnya keselamatan, melengkapi surat-surat kendaraan, memakai helm SNI, dan tidak melanggar rambu,” ujar AKP Seno

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga membagikan brosur keselamatan lalu lintas, stiker imbauan, serta memberikan penyuluhan langsung.

Sementara itu, perwakilan dari Jasa Raharja menyampaikan edukasi terkait pentingnya perlindungan asuransi bagi pengguna kendaraan umum dan pribadi, serta hak-hak korban kecelakaan lalu lintas.