Pengamanan Konser Hari Jadi Wonosobo, Kapolres Tekankan Sinergitas

Polres Wonosobo menerjunkan ratusan personel untuk pengamanan konser musik dalam rangka Hari Jadi ke-200 Kabupaten Wonosobo.

Apel pengamanan digelar di halaman Pendopo Bupati Wonosobo pada Sabtu (2/8) dan diikuti oleh berbagai unsur pengamanan. Tak hanya dari Polri, apel juga melibatkan personel TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, serta sejumlah stakeholder lainnya.

Kapolres Wonosobo dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi demi kelancaran dan keamanan jalannya acara hiburan rakyat tersebut. Penerjunan personel dilakukan secara terstruktur, baik di area konser maupun titik-titik strategis lainnya seperti jalur lalu lintas dan lokasi parkir.

Dengan pengamanan yang optimal, diharapkan konser musik dalam rangka Hari Jadi ke-200 Wonosobo dapat berlangsung meriah, aman, dan tertib untuk seluruh masyarakat.

Sinergi Alam dan Otomotif: Bhayangkara Merdeka Trail Sukses Digelar di Pecekelan

WONOSOBO – Sebanyak 1.500 peserta dari berbagai daerah memadati jalur wisata trail di Dusun Panto, Desa Pecekelan, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo pada Minggu (3/8/2025) dalam rangka Bhayangkara Merdeka Trail Adventure 2025. Kegiatan ini digelar oleh Polres Wonosobo bekerja sama dengan komunitas Dedengkot Trips dan Satria dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-78 dan peringatan Kemerdekaan RI ke-80.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat, S.Ag, Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., dan Dandim 0707 Wonosobo Letkol Inf. Yoyok Suyitno, S.Sos. Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang sport otomotif, namun juga wahana mempererat sinergi antara masyarakat, komunitas, dan TNI-Polri.

“Event ini juga sarana mempromosikan kekayaan wisata dan budaya lokal Wonosobo,” ujar Bupati.

Selain menaklukkan jalur menantang yang membentang di kawasan pegunungan, peserta juga diajak menjaga kelestarian alam melalui penanaman simbolis 1.000 bibit pohon pinus. Acara dilanjutkan dengan trabasan massal serta lomba tanjakan yang disambut antusias.

Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan meriah hingga pembagian doorprize pada sore harinya.

Semangat Merah Putih: Pelatihan Paskibra Polsek Kalikajar Libatkan Siswa dari 8 Sekolah

WONOSOBO – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Wonosobo mulai melakukan pelatihan intensif bagi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Salah satunya dilakukan oleh Polsek Kalikajar yang menggelar pelatihan di Lapangan Kecamatan Kalikajar, Jumat pagi, 1 Agustus 2025.

Sebanyak 46 siswa dari berbagai sekolah di Kecamatan Kalikajar terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari 22 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan, yang berasal dari delapan sekolah, mulai dari tingkat SMP hingga SMK. Di antaranya SMKN 1 Kalikajar, SMPN 1 hingga SMPN 5, serta dua madrasah tsanawiyah: MTs Butuh dan MTs Bakalan.

Pelatihan yang sudah memasuki hari keempat itu dilaksanakan sejak pukul 07.00 hingga 13.00 WIB, dipandu oleh dua personel Bhabinkamtibmas, yakni Aiptu Budi Santoso Bhainkamtibmas Desa Wonosari dan Aipda Eko R.W. Bhabinkamtibmas Desa Mangunrejo. Dua anggota Koramil Kalikajar turut dilibatkan untuk memperkuat kedisiplinan dan kekompakan para peserta.

Menurut keterangan yang diterima, pelatihan ini bertujuan untuk membentuk karakter tangguh dan meningkatkan kesiapan mental serta fisik para siswa dalam menghadapi momen sakral upacara pengibaran bendera pada 17 Agustus mendatang.

“Pelatihan difokuskan pada kekompakan barisan, tata upacara, serta kedisiplinan yang menjadi nilai utama dalam tugas pengibaran bendera,” ujar salah satu petugas pelatih.

Polres Wonosobo menargetkan pelaksanaan upacara di tingkat kecamatan dapat berjalan khidmat dan membangkitkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

Forum Belajar Polres Wonosobo Bahas Etika dan Strategi Medsos Kekinian

WONOSOBO – Polres Wonosobo menyelenggarakan kegiatan Forum Belajar Bersama dengan tema “Komunikasi Publik dalam Bermedia Sosial”,Kamis (31/7) di Aula Endra Dharma Laksana. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas personel dalam pengelolaan media sosial sebagai sarana komunikasi efektif antara kepolisian dan masyarakat.

Forum ini menghadirkan narasumber Bapak Iman Ahmad Ihsanuddin, S.Pd.Kom., M.Pd., dosen Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) Wonosobo, serta diikuti oleh para admin media sosial dari Polsek jajaran dan unit kerja di lingkungan Polres Wonosobo.

Dalam sesi penyampaian materi, Iman Ahmad menekankan strategi komunikasi publik dalam bermedia sosial, terutama dalam merespons keluhan, kritik, atau saran dari masyarakat di media sosial. Respons yang cepat, tepat, dan empatik dinilai sebagai kunci untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Para peserta diajak untuk memahami teknik membalas komentar publik dengan bijak, mengelola potensi viral negatif, serta menjaga narasi positif di tengah tantangan disinformasi.

Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi terbuka mengenai kasus-kasus aktual yang dihadapi para admin media sosial dalam keseharian mereka, serta solusi praktis dalam menghadapi dinamika opini publik secara daring.

Melalui forum ini, diharapkan para admin media sosial Polres Wonosobo dan jajarannya mampu menjadi garda terdepan dalam menjembatani komunikasi antara Polri dan masyarakat, khususnya dalam penanganan keluhan masyarakat secara humanis dan komunikatif.

Polres Wonosobo Gelar Rapat Lintas Sektoral, Perkuat Sinergi Cegah Konflik Sosial

WONOSOBO – Guna memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi konflik di tengah masyarakat, Polres Wonosobo menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral, Rabu (30/1), di Aula Endra Dharma Laksana Mapolres Wonosobo.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para perwira Polres, perwakilan instansi pemerintahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta unsur TNI dan stakeholder lainnya.

Kapolres Wonosobo AKPB M. Kasim Akbar dalam sambutannya menegaskan pentingnya soliditas dan kerja sama lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Wonosobo.

“Rapat koordinasi ini merupakan bagian penting dari upaya kita bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Dinamika sosial, politik, ekonomi, serta isu-isu sensitif di masyarakat memiliki potensi memicu gesekan yang bisa berkembang menjadi konflik, baik horizontal maupun vertikal,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, forum koordinasi ini menjadi wadah strategis untuk menyamakan persepsi, menyatukan visi dan langkah, serta membangun komitmen bersama dalam menghadapi potensi konflik secara cepat, tepat, dan terukur.

“Kita menyadari bahwa tantangan keamanan di era saat ini tidak bisa diselesaikan oleh satu institusi saja. Diperlukan sinergi kuat dari seluruh komponen,” tambahnya.

Diharapkan, hasil dari rapat ini dapat memperkuat sistem deteksi dini, respons cepat, dan kerja sama berkelanjutan dalam menjaga situasi kondusif di Kabupaten Wonosobo.

Sobo Wargo Polres Wonosobo Hadir di Sendangsari, Warga Antusias Curhat Langsung

an masyarakat. Pada Rabu malam, 31 Juli 2025, kegiatan tersebut digelar di Dusun Sendangsari, Kecamatan Garung, dan dipimpin langsung oleh Wakapolres Wonosobo, didampingi para pejabat utama (PJU), serta sejumlah perwira dan personel Polres.

Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, warga Sendangsari menyambut dengan antusias kehadiran jajaran kepolisian. Melalui dialog terbuka, masyarakat diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, dan masukan secara langsung.

Wakapolres Wonosobo dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Sobo Wargo merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dua arah yang lebih kuat antara kepolisian dan masyarakat.

“Kami hadir di sini bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat masyarakat. Lewat Sobo Wargo, kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi keresahan dan harapan warga,” ujar Wakapolres.

Berbagai topik dibahas dalam dialog tersebut, mulai dari keamanan lingkungan, masalah kenakalan remaja, hingga harapan terhadap pelayanan kepolisian yang lebih humanis dan responsif.

Selain berdialog, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian bantuan sosial, sesi tanya jawab interaktif, dan imbauan kamtibmas agar masyarakat turut aktif menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masing-masing.

Dengan semangat kolaborasi, Sobo Wargo diharapkan menjadi jembatan penguat antara Polri dan rakyat, membangun kepercayaan dan kebersamaan demi Wonosobo yang lebih aman dan damai.

Sinergi Polri dan Petani: Bhabinkamtibmas Cek Tanaman Jagung di Kuartal III

WONOSOBO – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, dua personel Bhabinkamtibmas, yakni Aipda Arief S. W. dan Brigpol Rezky Cahyo N., S.H., melakukan monitoring tanaman jagung di wilayah Dusun Satriyan, Desa Warangan, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, pada Kuartal III tahun 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan kepada petani yang rutin dilakukan oleh jajaran Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polres Wonosobo. Pada kesempatan kali ini, tanaman jagung yang dimonitoring berusia 17 hari dengan tinggi rata-rata mencapai kurang lebih 8 cm.

Brigpol Rezky Cahyo N., S.H., yang merupakan Bhabinkamtibmas Desa Sentuhan Desa Warangan, menjelaskan bahwa monitoring dilakukan untuk memastikan tanaman tumbuh dengan baik dan tidak mengalami kendala berarti pada awal masa pertumbuhan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mendengar langsung keluhan atau kebutuhan para petani di lapangan.

“Ini adalah salah satu bentuk dukungan kami terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat desa,” ujar Brigpol Rezky.

Sementara itu, Aipda Arief S. W. menambahkan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan pertanian di wilayah binaan merupakan implementasi dari peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, termasuk di sektor pangan.

Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna membantu menjaga stabilitas ketahanan pangan di daerah, khususnya di wilayah Kabupaten Wonosobo.

Polisi Evakuasi Janin dari Pinggir Jalan di Karangmalang Wonosobo

WONOSOBO – Warga Dusun Karangmalang, Desa Mangunrejo, Kecamatan Kalikajar, digegerkan dengan penemuan janin manusia di pinggir jalan pada Senin (28/7/2025).

Polsek Kalikajar bersama sejumlah petugas gabungan yang teridiri dari piket Polsek Kalikajar, Kanit Reskrim beserta anggota, tim SPKT Polres Wonosobo dan Tim Inafis, anggota Resmob Polres Wonosobo, anggota Koramil Kalikajar, serta bidan Desa Mangunrejo langsung mendatangi lokasi guna melakukan pemeriksaan dan evakuasi.

Kapolsek Kalikajar melalui Kanit Reskrim, Aiptu Agung menyampaikan bahwa penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga sekitar pukul 17.30 WIB.
“Pelapor awalnya melihat kerumunan anak-anak di tikungan jalan. Saat didekati, ternyata terdapat janin yang tergeletak di pinggir jalan,” ujar Aiptu Agung.

Setelah memastikan bahwa yang ditemukan adalah janin manusia, pelapor langsung memberitahukan kepada dua orang saksi, salah satunya merupakan bidan desa setempat. Selanjutnya, penemuan tersebut dilaporkan ke Polsek Kalikajar.

Janin kemudian dievakuasi ke RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo untuk dilakukan pemeriksaan medis.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh Dr. Hanun, diketahui bahwa Janin tersebut merupakan janin manusia dengan usia kandungan diperkirakan sekitar 12 minggu dan waktu antara janin dikeluarkan dari rahim hingga ditemukan diperkirakan kurang dari 12 jam.” Tambah Aiptu Agung

Hingga saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan guna mengungkap asal usul janin tersebut serta pihak yang bertanggung jawab atas pembuangan janin.

“Kami masih terus mendalami kasus ini dan mengumpulkan keterangan dari para saksi. Kami juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan apabila mengetahui informasi terkait,” ujarnya

Polres Wonosobo Amankan Warga Kepil yang Tertangkap Tangan Judi Online di Mendolo

Seorang pria berinisial M (37), warga Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, diamankan jajaran Polres Wonosobo setelah kedapatan bermain judi online di area Taman Wisata Mendolo, pada Senin (21/7/2025). M diketahui bekerja sebagai pengemudi ojek mobil online.

Penangkapan tersebut merupakan bagian dari patroli rutin yang ditingkatkan oleh Polres Wonosobo, menyusul maraknya kasus judi online yang belakangan meresahkan masyarakat.

“Menindaklanjuti fenomena meningkatnya aktivitas judi online, kami aktif melaksanakan patroli di lokasi-lokasi umum yang dicurigai menjadi tempat transaksi atau aktivitas perjudian. Dari salah satu kegiatan tersebut, kami berhasil mengamankan seorang pria yang tertangkap tangan tengah bermain judi online jenis Mahyong,” ungkap Kanit Idik I Satreskrim Polres Wonosobo, Ipda Rojikun, dalam keterangan persnya.

Menurut hasil pemeriksaan awal, pelaku menggunakan ponsel miliknya untuk mengakses situs judi. Saldo dalam akun permainan diisi melalui metode titip transfer kepada rekan sesama pengemudi ojek online.

“Situs yang digunakan pelaku telah kami laporkan kepada Kementerian Komunikasi dan Digital untuk dilakukan pemblokiran. Dari hasil penelusuran, situs tersebut terdaftar di Amerika Serikat,” tambah Rojikun.

Barang bukti berupa satu unit ponsel merk OPPO telah diamankan sebagai bagian dari proses penyidikan. Dalam pengakuannya kepada penyidik, M mengaku mulai bermain judi online sejak awal bulan dan sempat meraup kemenangan yang kemudian digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Motif pelaku adalah tergiur  keuntungan besar dari permainan judi online tersebut,” jelas Rojikun.

Polres Wonosobo menegaskan komitmennya dalam memberantas segala bentuk perjudian di wilayah hukumnya. Tindakan tegas akan diberikan kepada siapa pun yang terbukti terlibat.

“Dalam kasus ini, tersangka dijerat dengan Pasal 45 Ayat (3) Jo. Pasal 27 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah terakhir dengan UURI Nomor 1 Tahun 2024, atau Pasal 303 bis Ayat (1) KUHP tentang Perjudian. Ancaman hukuman maksimalnya adalah 10 tahun penjara dan/atau denda hingga Rp10 miliar,” pungkas Rojikun.

Ngopi Bareng Sopir Jeep Dieng, Satlantas Wonosobo Sosialisasi Operasi Patuh Candi 2025

Satlantas Polres Wonosobo menggelar kegiatan Polantas Menyapa Tatap Muka dengan para pengemudi Komunitas Dieng Jeep Wisata, pada Sabtu, 26 Juli 2025.

Kegiatan yang dikemas dalam suasana santai ngopi bareng tersebut berlangsung di Dieng Park, kawasan wisata unggulan di Wonosobo. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh KBO Satlantas Polres Wonosobo, Ipda Hariyanto, S.H.

Acara ini digelar dalam rangka sosialisasi dan penyuluhan (Dikmas) Operasi Patuh Candi 2025, yang saat ini sedang berlangsung serentak di seluruh Jawa Tengah.

Ipda Hariyanto menjelaskan, kegiatan ini bertujuan agar para pengemudi Jeep wisata memahami pentingnya tertib berlalu lintas, khususnya dalam mendukung keselamatan wisatawan yang berkunjung ke kawasan Dataran Tinggi Dieng.

“Kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa keselamatan lalu lintas dimulai dari kesadaran pengemudi. Komunitas Jeep Dieng punya peran besar karena mereka adalah wajah pertama yang ditemui wisatawan,” ujarnya.

Sosialisasi disampaikan dengan pendekatan humanis, dialog interaktif, serta pembagian materi keselamatan berkendara. Para pengemudi juga diberikan pemahaman mengenai prioritas pelanggaran dalam Operasi Patuh Candi 2025, seperti penggunaan helm, sabuk pengaman, dan kelengkapan surat-surat kendaraan.

Dengan kegiatan ini, Satlantas Polres Wonosobo berharap tumbuhnya kemitraan positif antara kepolisian dan komunitas lokal, demi terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan, khususnya di kawasan wisata Dieng yang selalu ramai pengunjung.