Ujian Beladiri Polri: Bentuk Kesiapan Anggota Polres Wonosobo di Lapangan

Wonosobo – Personel Polres Wonosobo melaksanakan Ujian Beladiri Polri Semester II Tahun 2025 yang digelar di halaman Mapolres Wonosobo, Kamis (2/10/2025).

 

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota Polres Wonosobo dari berbagai satuan fungsi. Ujian beladiri Polri merupakan bagian dari program pembinaan kemampuan jasmani dan keterampilan dasar kepolisian, khususnya dalam hal penguasaan teknik beladiri.

 

Kapolres Wonosobo melalui Kabag Sumda Kompo Denny menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan serta kesiapan fisik personel dalam menunjang pelaksanaan tugas di lapangan. “Selain sebagai syarat administrasi periodik, ujian beladiri Polri juga untuk memastikan bahwa setiap personel tetap terjaga kemampuan fisik dan mentalnya,” ujarnya.

 

Dalam pelaksanaan ujian, para personel diuji berbagai gerakan dasar beladiri Polri, baik perorangan maupun pasangan. Kegiatan berjalan tertib, dengan pengawasan langsung dari tim penguji dan para instruktur beladiri.

 

Polres Wonosobo berharap melalui kegiatan ini, seluruh personel dapat selalu menjaga kebugaran serta meningkatkan profesionalisme dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Mengheningkan Cipta di Bawah Merah Putih, Polres Wonosobo Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Wonosobo – Polres Wonosobo melaksanakan upacara memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada Selasa (1/10/2025) pagi di halaman Mapolres Wonosobo. Kegiatan berlangsung khidmat dengan dipimpin oleh Wakapolres Wonosobo, Kompol Agustinus David Putraningtias, S.Sos., M.H.

Upacara diikuti oleh para pejabat utama, perwira, bintara, ASN, serta perwakilan personel dari Polsek jajaran. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib, mulai dari pengibaran bendera, mengheningkan cipta, hingga pembacaan ikrar dan doa bersama.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan serta semangat persatuan dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan tersebut, Polres Wonosobo menegaskan komitmennya untuk terus mengabdi kepada masyarakat dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Upacara ditutup dengan penghormatan kepada arwah pahlawan sebagai wujud penghargaan atas jasa para pejuang yang telah berkorban demi bangsa dan negara.

Evakuasi Pohon Tumbang Akibat Longsor di Kalikajar, Akses Jalan Pringapus–Kembaran Kembali Dibuka

Wonosobo – Pada Senin (29/9/2025), petugas gabungan bersama masyarakat melaksanakan evakuasi bencana tanah longsor di Desa Kembaran, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo.

Longsor yang terjadi di seberang jalan dari Desa Pringapus menuju Desa Kembaran, tepatnya di Dusun Kebondalem, Desa Maduretno, mengakibatkan pohon bambu tumbang dan menutup akses jalan utama Pringapus–Kembaran. Kondisi ini sempat membuat arus lalu lintas terhambat total.

Dalam kegiatan evakuasi, petugas gabungan melakukan pemotongan dan pembersihan pohon tumbang. Berkat kerja sama Personel Polsek Kalikajar, Tim Tanggap Bencana Polres Wonosobo, Koramil Kalikajar, BPBD Kabupaten Wonosobo, serta masyarakat sekitar, jalur yang sempat tertutup kini dapat kembali dilalui.

Kapolsek Kalikajar menegaskan pentingnya penanganan cepat agar warga dapat beraktivitas kembali. “Kami bersama tim gabungan segera bergerak melakukan pembersihan material longsor agar jalan kembali normal,” ungkapnya.

Situasi akhir dilaporkan aman, terkendali, dan arus lalu lintas kembali lancar.

Polres Wonosobo menghimbau masyarakat untuk selalu waspada saat hujan deras dan angin kencang, menghindari berteduh di bawah pohon besar atau bangunan rawan roboh, serta segera melapor ke aparat setempat bila terjadi bencana maupun hambatan di jalan.

Cegah Gangguan Kamtibmas, Satsamapta Polres Wonosobo Gelar Patroli Dialogis

WONOSOBO – Personel Satuan Samapta (Satsamapta) Polres Wonosobo melaksanakan patroli dialogis sekaligus cek dan kontrol di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas, Senin  (29/09/2025) hingga dini hari.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 23.45 WIB tersebut menyasar jalur pemukiman dan ruang publik, di antaranya Jl. Bhayangkara, Jl. Resimen 18, Jl. Pemuda, kawasan Masjid Agung Jami’ Wonosobo, Jl. Kartini, Alun-alun Wonosobo, Jl. Pangeran Diponegoro, Graha Sultan Regency, hingga Perumahan Limas Garden.

Dari hasil kegiatan, seluruh lokasi yang menjadi sasaran patroli terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. Di Masjid Agung Jami’ dan Alun-alun Wonosobo, situasi tetap tertib. Sementara itu, kawasan pemukiman seperti Graha Sultan Regency dan Perumahan Limas Garden juga terpantau aman, tanpa adanya gangguan kamtibmas.

Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya Polres Wonosobo dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus langkah preventif mencegah potensi tindak kriminalitas di wilayah hukum Wonosobo

Panen Raya Jagung Serentak, Polri Dorong Ketahanan Pangan di Wonosobo

Wonosobo – Upaya mendukung ketahanan dan swasembada pangan terus digalakkan di Kabupaten Wonosobo. Pada Sabtu, 27 September 2025, Polres Wonosobo bersama Forkopimda dan masyarakat Desa Surengede, Kecamatan Kertek, menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III Tahun 2025.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB di lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi di Dusun Wironalan tersebut menghasilkan estimasi panen jagung sekitar 2.500 kilogram.

Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., hadir bersama Ketua Bhayangkari Cabang Wonosobo Ny. Fira Akbar, Dandim 0707 Wonosobo Letkol Inf. Yoyok Suyitno, S.Sos., Sekda Wonosobo Drs. One Andang Wardoyo, M.Si., Wakil Ketua DPRD Wonosobo Achmad Faqih, S.H., M.H., dan sejumlah pejabat Forkopimda serta perwakilan lembaga terkait.

Acara diawali dengan penyambutan undangan, dilanjutkan penyerahan benih jagung oleh Korpri Kabupaten Wonosobo kepada Kapolres dan Dandim 0707 Wonosobo yang disaksikan Sekda Wonosobo. Seremoni kemudian dilanjutkan dengan doa pembukaan, laporan perwira yang ditunjuk, dan prosesi pemotongan pita oleh Kapolres, Dandim, serta Sekda sebelum peserta bergerak menuju lahan panen.

Kapolres Wonosobo bersama jajaran Forkopimda secara simbolis memanen jagung diikuti para tamu undangan, disaksikan kelompok tani setempat. Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah.

Tak hanya sampai di situ, Polri tidak hanya menjadi penggerak program tanam jagung, tetapi juga melakukan koordinasi dengan dinas dan instansi terkait untuk memudahkan petani mulai dari pengadaan bibit, pupuk, hingga pemasaran hasil panen. Dalam panen raya kali ini, Bulog bahkan menyiapkan satu unit truk untuk menampung langsung hasil panen jagung dari para petani yang berkolaborasi dengan Polri.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan menyampaikan, “Harapannya, semoga dengan program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Wonosobo. Tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh dinas dan instansi terkait yang ikut serta terjun membantu,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Wonosobo Drs. One Andang Wardoyo, M.Si. menyampaikan apresiasinya kepada Polri. “Terima kasih kepada Polri dan seluruh dinas terkait yang telah menggerakkan masyarakat dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan. Mari bertani, bertani, dan bertani untuk menyediakan ketahanan pangan secara mandiri,” tuturnya.

Usai seremoni, para pejabat kembali ke tenda utama untuk mengikuti rangkaian Zoom Meeting yang dipusatkan di Mabes Polri, antara lain sambutan Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI, penayangan video perkembangan ketahanan pangan di Polda Sumatera Selatan, penyerahan paket bantuan sosial dan pipil jagung, peluncuran alat pengering jagung, hingga pelepasan komoditi ke Bulog.

Dengan terselenggaranya panen raya ini, diharapkan hasil produksi jagung di Kabupaten Wonosobo dapat terus meningkat dan berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan daerah serta mendukung target swasembada pangan nasional.

Polres Wonosobo Intensifkan Patroli Dialogis di Pemukiman dan Fasilitas Umum

Wonosobo – Personel Satsamapta Polres Wonosobo terus meningkatkan kegiatan patroli dialogis dengan melakukan pengecekan dan kontrol di sejumlah titik strategis wilayah hukum Polres Wonosobo, Jumat (26/9/2025) malam.

Adapun sasaran patroli kali ini meliputi area pemukiman Kalierang, Taman Selomanik, Terminal Mendolo, serta pemukiman Sruni. Dari hasil pemantauan, situasi dan kondisi di seluruh lokasi terpantau aman dan kondusif, tanpa adanya potensi gangguan kamtibmas.

Kasat Samapta Polres Wonosobo, AKP Nuryawan Eko Ramdani, mengatakan bahwa kegiatan patroli dialogis merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kami rutin melaksanakan patroli di titik-titik yang dianggap rawan maupun pusat aktivitas masyarakat. Hal ini untuk memberikan rasa aman, sekaligus menjalin komunikasi langsung dengan warga,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu meminimalisasi potensi tindak kriminalitas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu bekerjasama menjaga kamtibmas, melaporkan segera jika menemukan hal-hal yang mencurigakan,” tambah AKP Nuryawan.

Dengan adanya patroli rutin yang dilaksanakan Satsamapta Polres Wonosobo, diharapkan stabilitas keamanan wilayah tetap terjaga sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman dan tenang.

Dukung Stabilitas Harga, Polsek Mojotengah Turun Langsung Bagikan Beras SPHP ke Masyarakat

Wonosobo – Personel Polsek Mojotengah melaksanakan kegiatan pendistribusian beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Gudang Bulog kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Mojotengah, Jumat (26/09/2025).

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah yang digelar untuk menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memperoleh beras dengan harga terjangkau. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Mojotengah turun langsung membantu membagikan beras SPHP kepada warga.

 

Beras SPHP didistribusikan dengan harga Rp11.500,- per kilogram, dan masyarakat menyambutnya dengan antusias. Tercatat sebanyak 1.000 kilogram beras berhasil disalurkan dan habis terjual kepada warga yang hadir.

 

Kapolsek Mojotengah Iptu Sudigdo menyampaikan bahwa keterlibatan personel kepolisian dalam kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pendistribusian berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran. “Kami mendukung penuh program pemerintah ini, semoga dapat membantu masyarakat serta menjaga kestabilan pasokan pangan di wilayah Wonosobo,” ujarnya.

 

Dengan adanya pendistribusian beras murah ini, masyarakat merasa terbantu, khususnya dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok di pasaran. Polsek Mojotengah berkomitmen untuk terus hadir dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi Polisi, Relawan, dan BPBD Bersihkan Longsor Krakal

WONOSOBO – Tebing jalan di Kampung Krakal, Kelurahan sekaligus Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, longsor pada Kamis (25/9/2025) pagi. Material longsoran setinggi 8 meter dengan lebar sekitar 5 meter menimpa jalan penghubung antara Kampung Krakal dan Desa Igirmranak.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, material tanah dan batu sempat menutup sebagian ruas jalan. “Sejak kejadian sudah dilakukan pembersihan dengan alat seadanya sehingga jalur bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat menggunakan sistem buka tutup,” kata Kapolsek Kejajar AKP Abror.

Dalam waktu kurang lebih tiga jam, Tim SAR Polres Wonosobo bersama BPBD, relawan, dan warga sekitar bekerja sama membersihkan material longsoran. Kehadiran Tim SAR Polres Wonosobo yang baru dibentuk menjadi bagian dari upaya kolektif penanganan bencana, mulai dari membantu evakuasi hingga memastikan jalur kembali aman. Proses pembersihan diakhiri dengan penyemprotan jalan menggunakan mobil tangki BPBD agar jalur lebih aman dilintasi.

Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., yang meninjau langsung lokasi kejadian, menyampaikan apresiasinya. “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh relawan dan pihak yang turut membantu evakuasi material longsor. Tim SAR Polres Wonosobo sebagai tim yang baru dibentuk harus segera menyesuaikan dengan tugas-tugas di lapangan, menjalin sinergi dengan relawan lain, dan bila terkait pengamanan maupun pengaturan arus lalu lintas tetap berpedoman pada SOP kepolisian,” ujarnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan yang masih tinggi di kawasan dataran tinggi Dieng. “Potensi tanah longsor dan pohon tumbang perlu diantisipasi bersama. Jika terjadi keadaan darurat atau membutuhkan kehadiran polisi, segera hubungi Call Center Polri 110,” katanya.

Kerja Cepat Tim Gabungan Pulihkan Akses Jalan Usai Longsor di Kejajar

WONOSOBO – Tanah longsor terjadi di Desa Serang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo pada Kamis (25/9/2025) sekitar pukul 09.21 WIB. Longsoran tanah sempat menutup akses jalan utama menuju Dusun Krakal, Desa Igirmranak, Kecamatan Kejajar, hingga tembusan Wates, Kabupaten Temanggung.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim SAR Polres Wonosobo bersama BPBD, TNI, dan masyarakat setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi material longsor. Upaya pembersihan jalur dilakukan secara bertahap agar akses jalan bisa kembali dilalui.

Hingga saat ini, jalur sudah dapat dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat dengan sistem buka-tutup atau bergantian. Namun, tim gabungan masih terus berupaya membersihkan material longsor agar akses jalan kembali normal sepenuhnya.

Kapolres Wonosobo melalui Kapolsek Kejajar AKP Abror dalam keterangan resminya mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi kejadian.
“Kami mengimbau masyarakat agar menggunakan jalur alternatif apabila memungkinkan, serta selalu waspada mengingat kondisi cuaca masih berpotensi hujan. Apabila menemukan kejadian serupa atau kondisi darurat lainnya, segera laporkan melalui Call Center Polri 110,” ujarnya.

Kehadiran tim gabungan di lokasi diharapkan mampu mempercepat proses evakuasi sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat. Keselamatan bersama tetap menjadi prioritas utama.

Bedah Rumah ke-5, Polres Wonosobo dan BMT Melati Bantu Warga Sedayu

Polres Wonosobo bersama BMT Melati meresmikan program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Desa Sedayu, Kecamatan Sapuran, Selasa (23/9). Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Bhabinkamtibmas Desa Sedayu Aipda Rosid dengan BMT Melati, serta menjadi bedah rumah ke-5 yang berhasil direalisasikan.

Acara peresmian berlangsung di Dusun Merapi Mulyo, ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.M., penyerahan kunci, potong tumpeng, dan peninjauan langsung rumah hasil renovasi. Selain itu, juga diberikan bantuan isi rumah berupa kasur, bantal, almari, hingga karpet untuk menunjang kenyamanan penerima manfaat.

Adapun penerima manfaat program kali ini adalah Yulianto dan Mei Lani, warga Desa Sedayu, yang kini dapat menempati rumah layak huni setelah sebelumnya tinggal di bangunan nyaris roboh.

Kepala Desa Sedayu, Trubus, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. “Kami mewakili pemerintah desa mengucapkan terima kasih kepada Kapolres dan jajaran, BMT Melati, serta semua pihak yang telah ikut andil dalam program ini. Hanya doa yang bisa kami sampaikan, semoga Allah membalas dengan kesehatan dan rezeki berlimpah. Program ini benar-benar bermanfaat,” ujarnya.

Warga sekitar juga menyambut baik adanya renovasi tersebut. Atik, tetangga penerima manfaat, mengatakan sebelumnya rumah hampir roboh dan miring, kini sudah layak huni. Hal senada diungkapkan Giyatno yang menyebut atap dan dinding rumah kini jauh lebih kokoh.

Manager Umum BMT Melati, Eko Purnomo, menilai program ini sangat sinergis dengan visi lembaganya. Ia juga mengapresiasi dukungan Kapolres yang bahkan secara pribadi turut memberikan bantuan dalam bedah rumah ke-5 ini.

Bhabinkamtibmas Desa Sedayu, Aipda M. Rosyid, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program. “Alhamdulillah ini adalah program bedah rumah ke-5 yang kami laksanakan. Terima kasih kepada Polsek Sapuran, BMT Melati, Pak Kades, masyarakat Sedayu, serta para donatur. Pembangunan dimulai sejak 18 Agustus 2025, dikerjakan kurang lebih satu bulan oleh tukang ahli dengan gotong royong masyarakat. Ini adalah bentuk nyata kemanfaatan yang dirasakan langsung oleh warga,” jelasnya.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan dalam sambutannya menekankan pentingnya berbagi. “Terima kasih kepada seluruh pihak. Siapa pun yang dikaruniai rezeki berlimpah hendaknya bisa menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang kurang mampu. Semoga program bedah rumah hasil kolaborasi Bhabinkamtibmas, BMT Melati, pemerintah desa, dan masyarakat ini membawa kebahagiaan serta meningkatkan kesejahteraan bagi penerima manfaat,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung lancar, aman, dan penuh kehangatan antara aparat, mitra kerja, dan warga masyarakat.