Polsek Kaliwiro Lakukan Patroli Dialogis, Himbau Masyarakat Hindari Sikap Intoleransi

Intoleransi adalah sikap abai atau rasa ketidakpedulian terhadap eksistensi orang lain, dimana sikap intoleransi seringkali tidak manusiawi sehingga memicu konflik dan kebencian atas sebuah perbedaan.

Mencegah berkembangnya sikap intoleransi di kalangan masyarakat Kabupaten Wonosobo, Bhabinkamtibmas Polres Wonosobo menggalakkan patroli dialogis untuk mensosialisasikan bahaya sikap intoleransi.

Dalam kegiatannya Bripka Eko, bhabinkamtibmas Polsek Kaliwiro menghimbau kepada warga binaannya di Desa  Bendungan, Kecamatan Kaliwiro pada Rabu (22/2), agar senantiasa menjunjung sikap toleransi.

“Indonesia adalah negara dengan beraneka ragam budaya, suku, dan agama oleh sebab itu kita dalam bermasyarakat harus menjunjung tinggi sikap toleransi agar tidak terjadi perpecahan ataupun permusuhan terutama antar tetangga.” Ungkap Bripa Eko

Mari kita bersama – sama untuk menjauhi sikap intoleransi dan mengedepankan toleransi agar bisa hidup rukun dalam bermasyarakat.

Jalin Kerjasama, Polres Wonosobo Tandatangani Kesepakatan Kerja dengan SMP N 2 dan SMP N 5 Kalikajar

Sebagai langkah mencegah 3 dosa besar dalam pendidikan, Polres Wonosobo menjalin kerjasama dengan SMP N 2 dan SMP N 5 Satu Atap Kalikajar. Penandatanganan perjanjian kerja sama dilaksanakan pada Selasa (21/02) pagi bertempat di ruang rapat Mapolres.

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan, dalam sambutannya mengungkapkan terimakasih atas terselenggaranya program pencegahan perundungan, kekerasan seksual dan intoleransi dalam dunia pendidikan atau sering dikenal dengan 3 dosa besar dalam pendidikan.

“Upaya pencegahan terjadinya 3 dosa besar pendidikan merupakan bentuk sosial kontrol dalam teori pencegahan kejahatan, dalam hal ini sekolah, orangtua dan kepolisian membuat mekanisme memelihara stabilitas dunia pendidikan yang aman dan tertib,” jelas Kapolres.

Dalam acara yang dihadiri oleh pejabat utama Polres Wonosobo, Kepala Sekolah SMP N 2 dan SMP N 5 Kalikajar serta perwakilan guru dari SMP N 2 dan SMP N 5 Kalikajar tersebut Kapolres juga menyebut penandatanganan MoU ini selaras dengan tugas kepolisian.

“Dalam Kepolisian, upaya pencegahan lebih baik dilakukan sebelum adanya tindakan represif maka bagi kami penandatanganan kerjasama ini merupakan program yang selaras dengan tugas kepolisian,” lanjutnya.

Lebih lanjut Kapolres berharap melalui perjanjian kerjasama ini kepolisian maupun sekolah bisa menjamin hak-hak anak untuk hidup dan berkembang dengan baik dan optimal.

“Kami berharap bentuk perjanjian kerjasama ini bukan hanya sebagai formalitas namun juga bisa berjalan dengan baik sebagai upaya menjamin hak hidup anak di tengah era perubahan dan perkembangan digital yang menjadi tantangan dalam pencegahan terjadinya 3 dosa besar dalam pendidikan,” pungkas Kapolres.

Patroli Rutin dan Sambang, Polsek Sapuran Ajak Masyarakat Ciptakan Poltik Damai

Dalam kegiatan patroli dan sambang yang rutin dilaksanakan Polsek Sapuran, Aiptu Yudi, berkesempatan menyambangi warga pada Selasa (21/02) pagi.

Tak hanya sambang, Aiptu Yudi juga menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada masyarakat yang ditemuinya. Pihaknya mengajak masyarakat untuk menyambut tahun politik 2024 dengan bersama menciptakan situasi politik yang damai dan sejuk.

“Menjelang tahun politik dan pemilu tahun 2024 kami mengajak masyarakat untuk bijak dalam berpendapat,” ungkapnya.

Lebih lanjut pihaknya menghimbau agar masyarakat tidak mudah terpecah belah hanya karena perbedaan pilihan antara satu dengan yang lainnya.

“Mari bersama menciptakan suasana politik yang sejuk dan damai menjelang pemilu 2024 nanti,” pungkasnya.

Kapolres Wonosobo Pimpin Upacara Sertijab Kasat Reskrim

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan memimpin serah terima jabatan Kasat Reskrim pada Senin (20/02) pagi di ruang rapat Mapolres.

Kapolres menjelaskan, Kasat Reskrim yang sebelumnya dijabat oleh AKP Achmad Sugeng saat ini resmi digantikan oleh AKP Kuseni yang semula menjabat sebagai Panit 2 Unit 4 Subdit 1 Ditreskrimsus Polda Jateng. Sedangkan AKP Achmad Sugeng saat ini menjabat sebagai Paur Subbaganev Bagbinopsnal Ditresnarkoba Polda Jateng.

“Kami mengucapkan selamat mengemban amanah kepada AKP Kuseni, teruskan dan tingkatkan kinerja baik yang sudah dicapai pejabat lama,” ungkap Kapolres.

Kapolres juga mengucapkan terimakasih atas kinerja dan dedikasi AKP Achmad Sugeng selama kurang lebih 10 bulan menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Wonosobo.

“Rotasi dan mutasi jabatan adalah hal yang wajar terjadi di tubuh kepolisian, saya mengucapkan terimakasih kepada AKP Achmad Sugeng atas kinerja selama bertugas di Polres Wonosobo, semoga silaturahmi terus terjalin,” lanjutnya.

Lebih lanjut Kapolres berharap pajabat baru bisa segera menyesuaikan diri dan senantiasa menjalin kerjasama serta kolaborasi yang baik dengan instansi eksternal maupun internal Polri untuk mewujudkan Kabupaten Wonosobo yang aman dan nyaman.

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Ladang Jagung, Polsek Sapuran Evakuasi

Penemuan jenazah tanpa identitas di sebuah ladang jagung menggemparkan warga Dusun Krajan, Ngadikerso Kecamatan Sapuran pada Kamis (17/02) siang.

Usai mendapat laporan dari seorang warga yang akan menuju ke ladang, tim gabungan yang terdiri dari Polsek Sapuran, piket SPKT dan tim identifikasi Polres Wonosobo langsung menuju ke lokasi. Proses evakuasi didampingi oleh Kapolsek Sapuran, AKP Widodo.

”Selain tim gabungan dari Polsek dan Polres, proses evakuasi ini juga kami laksanakan bersama pihak puskesmas Sapuran,” ungkap Kapolsek.

Setelah dilakukan pemeriksaan yang dilakukan pihak puskesmas Sapuran dan tim inafis, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia karena terpeleset dan diperkirakan sudah meninggal dunia 3 jam sebelum ditemukan.

“Menurut keterangan keluarga korban, korban memang memiliki riwayat sakit yaitu sesak nafas dan tekanan darah tinggi,” lanjut AKP Widodo.

Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Cek Kedisiplinan Anggota, Kapolres Wonosobo Kunjungi Polsek

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M. Si., kunjungi Polsek Kepil dan Sapuran pada Rabu (15/02). Ddidampingi oleh sejumlah pejabat utama Polres Wonosobo, Kapolres tak hanya berkunjung namun juga mengecek kebersihan dan kedisiplinan anggota.

Dalam kesempatan tersebut, Kasi Propam, Iptu Tahdjudin, juga mengecek kedisplinan anggota yang bertugas di polsek. Pengecekean kedisiplinan tersebut meliputi sikap tampang, kelengkapan seragam kepolisian dan identitas diri.

“Kesiapan anggota yang bertugas harus dipenuhi mulai dari sikap tampang, gampol hingga kehadiran anggota, jangan sampai saat dibutuhkan masyarakat anggota malah tidak ada di mako,” ungkap Kasi Propam.

Tak hanya itu, Kapolres juga berkeliling di sekitar mamko Polsek Sapuran dan Kepil. Pihaknya mengecek kebersihan dan kelengkapan mako.

Pihaknya menekankan kepada seluruh anggota untuk menjaga kebersihan mako sebagai langkah disiplin dan contoh kepada masyarakat.

“Tingkatkan kedisiplinan diri serta kebersihan mako sehingga bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres mengapresiasi kebersihan, kedisiplinan dan kehadiran anggota baik Polsek Kepil maupun Sapuran.

Sambangi Warga, Bhabinkamtibmas Sukoharjo Wonosobo Ajak Ciptakan Pemilu Damai

Bhabinkamtibmas Kecamatan Sukoharjo Wonosobo, Aipda Prabowo, melaksanakan patroli jalan kaki dan sambang di sekitar Sukoharjo pada Rabu (15/02) pagi.

Selain rumah warga, Aipda Parbowo juga mengunjungi sejumlah kios di pasar Anyar Sukoharjo. Dalam kunjungannya, Aipda Prabowo menyamapikan beberapa pesan kamtibmas. Tingkat kriminalitas yang tinggi di kawasan pasar serta situasi politik menjelang pemilu 2024 menjadi perhatian khusus.

“Kami mengajak bapak ibu sekalian untuk bersama menciptakan situasi politik yang damai menjelang pemilu 2024 nanti, jangan mudah terpecah belah hanya karena perbedaan pilihan,” ungkapnya.

Pihaknya juga menghimbau ara pemilik kios maupun warga sekitar untuk selalu waspada terhadp berbagai modus tindakan kriminalitas yang belakangan marak terjadi.

“Bagi bapak ibu pedagang kami himbau untuk lebih berhati-hati dan waspada terlbih dengan modus transaksi dengan uang palsu dan tindak kriminalitas lain,” lanjut Aipda Praboow.

Lebih lanjut pihaknya mengatakan bahwa patroli jalan kaki maupun patroli menggunakan jendaraan akan terus dilakukan di sekitar kecamatan Sukoharjo. Pihaknya berharap melalui patroli ini warga bisa merasa aman dan nyaman saat beraktivitas.

Kapolsek Mojotengah Hadiri Pembukaan Pesta Siaga

Kapolsek Mojotengah, AKP Sanyoto, menghadiri upcara pembukan pesta siaga kwartir ranting Mojotengah tahun 2023 pada Rabu (15/02) pagi di halaman MTs N 2 Wonosobo.
Turut hadir dalam acara tersebut jajaran forkopimca Mojotengah, pengurus dan pembina kwartir ranting Mojotengah serta peserta pesta siaga.Dalam acara tersebut disematkan oula pita tanda dimulainya pesta siaga yang akan berlangsung mulai hari ini.
Menurut Kapolsek, pesta siaga bisa menjadi sarana untuk membentuk generasi muda yang disiplin dan berpedoman pada ideologi Pancasila dan UUD 1945.
Kapolsek berharap melalui pesta siaga ini bisa juga menjadi sarana edukasi tentang bullying dan kenakalan remaja.
“Melalui pramuka ini semoga bisa menjadi sarana membentuk generasi muda yang berakhlak,” pungkas Kapolsek.

Polres Wonosobo Terima Kunjungan 57 Anak TK Dharma Wanita

Polres Wonosobo mendapat kunjungan dari siswa-siswi TK Dharma Wanita Grugu, Kecamatan Kaliwiro. Selasa, (14/2). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Polisi Sahabat Anak (PSA).

Pada  kesempatan tersebut sebanyak 57 Siswa- Siswi TK Dharma Wanita didampingi langsung oleh Aipda Afib Personel Dikayasa, Satlantas Polres Wonosobo dan juga 2 Polwan Satbinmas yaitu Aipda Suprapti dan Bripka Hana.

Dalam kunjungannya anak- anak diajak mengelilingi Mako Polres dan dikenalkan dengan berbagai tugas serta fungsi dari Kepolisian. Selain itu mereka juga di ajak untuk mengunjungi kandang K9. Anak – anak dikenalkan dengan anjing – anjing K9 milik Polres Wonosobo yang memiliki berbagai tugas salah satunya sebagai anjing pelacak.

Tak hanya itu, anak- anak dari TK Dharma Wanita ini juga dijelaskan terkait sarana dan prasaran yang digunakan oleh Kepolisian diantaranya meliputi Kendaraan Patroli, perlatan dalmas dan lain sebagainya.

Kegiatan Polisi Sahabat anak (PSA) ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat khususnya pada anak-anak untuk memberikan penyuluhan dan pembinaan, agar dapat membiasakan kepada anak-anak terhadap sosok Polisi dan mereka tidak lagi takut terhadap Polisi. karena Kepolisian sekarang bukanlah sebagai momok yang menakutkan, namun Kepolisian merupakan Sahabat Anak-anak serta sebagai pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat.

870 Kendaraan Langgar Aturan Selama Ops Keselamatan Lalu Lintas Candi 2023

Tercatat 870 kendaraan telah ditindak selama pelaksanaan OKLC yang dimulai sejak 7 Februari 2023 lalu. Menurut data dari Satlantas Polres Wonosobo, 870 tilang tersebut berasal dari pelanggaran yang bervariasi.
Menurut Kasat Lantas, AKP Ragil Irawan, mayoritas pelanggaran didominasi oleh pelanggaran sepeda motor yaitu tidak menggunakan helm SNI.
“287 pelanggar tidak menggunakan helm SNI saat berkendara, selebihnya bervariasai seperti melawan arus, melebihi batas kecepatan, berkendara di bawah umur, berboncengan lebih dari 1 orang, knalpot brong, TNKB tidak sesuai, kendaraan over dimensi dan over loading serta pelanggaran lain,” ungkapnya.
Pelanggaran penggunaan knalpot tidak sesuai atau brong, berkendara di bawah umur dan kendaraan over dimensi over load juga mengalami kenaikan dibanding tahun lalu.
“Sejak 7 Februari lalu hingga 12 Februari 2023 sudah ada 52 kendaraan ditindak karena over dimensi, hal tersebut tentu sangat membahayakan pengendara lain,” lanjut AKP Ragil.
Dari data juga ditemukan 70 pengendara di bawah umur telah ditindak selama 6 hari pelaksanaan OKLC. Pihak Satlantas menghimbau kepada masyarakat utamanya para orang tua untuk tidak mengijinkan anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor sendiri.
“Jangan biarkan anak-anak kita yang belum cukup umur mengendarai kendaraan bermotor sendiri, selain belum memiliki KTP dan SIM, anak di bawah umur cenderung belum memiliki kestabilan dan keterampilan dalam berkendara sehinga berbahaya,” jelas Kasat Lantas.
Lebih lanjut Kasat Lantas menghimbau seluruh masyarakat untuk taat aturan saat berkendara, bukan hanya saat pelaksaanaan OKLC namun juga setiap hari saat beraktivitas dengan kendaraan bermotor.
“Taati aturan lalu lintas yang ada, keselamatan berlalu lintas yang utama dan pertama,” pungkas AKP Ragil.