Penuhi Kebutuhan Darah Di Bulan Ramadhan, Puluhan Personel Polres Wonosobo Donor Darah

Untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di bulan ramadhan ini Polres Wonosobo bekerjasama dengan PMI Kabupaten Wonosobo menggelar donor darah pada Senin malam (10/4) di Poliklinik Polres Wonosobo.

Kegiatan donor darah diikuti oleh puluhan personel Polres Wonosobo dan dilakukan pada malam hari. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pendonor agar tidak lemas dan tetap sehat.

Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan mengungkapkan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk pelayanan kemanusian kepada masyarakat.

“Bentuk sedekah bukan hanya berupa materi saja, tetapi bisa juga dengan meningkatkan kepedulian sesama, contohnya dengan melakukan donor darah.” Ucap Novan

Pihaknya menyampaikan dari hasil kegiatan tersebut terkumpul 45 kantong darah dan diharapkan darah yang didonorkan oleh personel Polres Wonosobo dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan donor darah ini diharapkan kami dapat membantu dan memenuhi kebutuhan darah yang ada di Kabupaten Wonosobo. Setidaknya masyarakat atau keluarga pasien tidak kesulitan dan terbebani karena harus mencari bantuan darah saat membutuhkan apalagi dibulan ramadhan ini.” Pungkasnya

Sat Binmas Polres Wonosobo Bagikan Stiker Dan Himbauan Kepada Juru Parkir Dalam Ops Bina Kusuma Candi 2023

Polres Wonosobo – Untuk mencegah aksi premanisme dan kriminalitas serta aksi kejahatan jalanan lainnya, Sat Binmas Polres Wonosobo berikan himbauan kepada masyarakat di sepanjang jalan A.Yani dengan membagikan brosur dan stiker.
Dalam kegiatan ini Kasat Binmas AKP Suwandi dan anggotanya memberikan himbauan secara langsung pada Selasa (11/4/23) siang. Bentuk kegiatannya dengan membagikan brosur dan sticker kepada para juru parkir dan masyarakat yang sedang melaksanakan aktivitas di Pasar Induk dan sepanjang Jl. A.Yani Wonosobo.
Tak hanya saat di fasilitas umum, pengendara yang ketika itu melintas di lampu merah simpang 4 (empat) plasa juga menjadi sasarannya.

“Pemberian stiker dan brosur imbauan kepada masyarakat ini dalam rangka Operasi Bina Kusuma Candi 2023 Polres Wonosobo dengan harapan masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan akan potensi kerawanan aksi kriminalitas, premanisme serta gangguan kamtibmas yang ada disekitarnya” jelas Kasat Binmas AKP Suwandi saat berada disekitar lokasi.
Hal tersebut dilakukan pihaknya untuk menghimbau kepada para juru parkir dan masyarakat pengendara agar selalu berhati hati dalam menjaga sepeda motornya dan tetap selalu waspada dan mengawasi lingkungan sekitarnya.

Berbagai upaya dilakukan untuk menekan peningkatan kriminalitas dan premanisme di bulan Ramadhan jelang Lebaran, salah satunya kewaspadaan masyarakat sendiri harus lebih ditingkatkan, peduli dengan situasi dan kondisi disekitarnya” lanjut AKP Suwandi.
“Diharapkan dengan himbauan yang diberikan dari Kepolisian, para juru parkir dan masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan sehingga dapat menekan angka kriminalitas dan situasi kamtibmas selama bulan suci Ramadhan tetap terjaga dengan baik” pungkas Kasat Binmas.

Rutin Gelar Patroli Gabungan, Polres Wonosobo Amankan 20 Kendaraan Bermotor

Untuk meningkatkan situasi kamtibmas menjelang hari raya idul fitri 1444 H di wilayah Kabupaten Wonosobo khususnya pada malam hari, Polres Wonosobo terus meningkatkan  kegiatan Patroli Gabungan personil Polres Wonosobo di lokasi- lokasi rawan terjadinya tindakan yang berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan masyarakat pada Sabtu (8/4) malam.

Kegiatan kali ini anggota Anggota Dalmas Sat Samapta, Sat Lantas, Sat Intelkam, Sat Resnarkoba, Sie Humas dan Sie Propam. Selain menyambangi lokasi – lokasi
objek vital juga  berpatroli di daerah yang berpotensi untuk tindak kriminalitas.

Kegiatan dimulai pukul 20.00 WIB dipimpin langsung oleh Kabagops Kompol Harman Rumenegge Sitorus, S.I.K. dengan sasaran penindakan petasan, miras, tawuran remaja, knalpot brong, narkoba, judi dan makanan kadaluarsa serta monitoring terhadap stabilitas harga bahan pokok masyarakat dan BBM di wilayah hukum mengantisipasi gangguan kamtibmas.

“Selama bulan puasa ini kami selalu rutin menggelar patroli seperti ini dikarenakan aktifitas masyarakat dimalam hari meningkat ketimbang hari – hari biasanya, oleh karena itu kami berharap masyarakat tetap selalu waspada terutama menjelang idul fitri ini .” Ungkap Kabagops

Dari hasil kegiatan tersebut tim patroli gabungan mengamankan 19 unit sepeda motor serta 1 unit kendaraan roda 4 yang langsung diamankan di Mako Polres Wonosobo untuk ditindak lanjuti.

Bulan Ramadhan Sat Reskrim Polres Wonosobo Bagi Sembako

Wonosobo- Sat Reskrim Polres Wonosobo menggelar Baksos (Bakti Sosial) Minggu (9/4) . Dalam kesempatan tersebut membagikan 30 paket sembako kepada para pemulung dan orang jalanan yang berada di sekitaran jalan Rumah Sakit umum (RSU) Wonosobo.

Kasat Reskrim AKP Kuseni mengatakan kegiatan ini adalah sebagian wujud dari kepedulian Polres Wonosobo terhadap sesama.
Dirinya berharap semoga di bulan Ramadhan ini semua bisa merasakan kebahagiaan termasuk warga yang kesehariannya bekerja sebagai pemulung dan orang jalanan.

“Kami senantiasa berkomitmen dalam mewujudkan kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam kondisi apapun, “ Pungkas AKP Kuseni.

Polres Wonosobo Terjunkan Ratusan Personel Untuk Amankan Rangkaian Ibadah Paskah

Wonosobo-Polres Wonosobo menerjunkan ratusan personel untuk pengamanan rangkaian perayaan Paskah di sejumlah gereja di wilayah itu.

“Kami menerjunkan ratusan personel untuk membantu pengamanan perayaan Paskah tahun 2023,” kata Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan Prasetyopuspito di Wonosobo pada Minggu (9/4/2023).

Dia mengatakan, pengamanan ini melibatkan personel gabungan seluruh fungsi baik dari polres maupun polsek jajaran.

Para personel yang diterjunkan itu ditempatkan di seluruh gereja yang melaksanakan perayaan Paskah dan Jumat Agung.

Menurut dia, terdapat beberapa gereja besar di wilayah Kabupaten Wonosobo yang memiliki jemaat dalam jumlah cukup banyak sehingga membutuhkan atensi untuk dilaksanakan pengamanan.

Seperti Gereja Katholik Santo Paulus , Gereja Kristen Indonesia (GKI) , Gereja Kristen Jawa (GKJ ) dan beberapa Gereja lainnya yang ada di Kabupaten Wonosobo

Proses pengamanan itu sendiri dilakukan secara terbuka dan tertutup untuk mengamankan kegiatan perayaan Paskah di seluruh gereja agar berjalan aman dan lancar.

Ia memastikan akan menindak tegas terhadap pelaku kejahatan yang mencoba mengganggu jalannya perayaan Paskah di wilayah itu.

Selain itu, Kapolres pun mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Paskah dan bulan suci Ramadhan untuk saling menghargai satu sama lain.

“Karena bulan puasa tahun ini bersamaan juga dengan masa Jumat Agung dan Paskah dan merupakan waktu yang sangat baik untuk kita saling menghargai satu sama lainnya,” ujarnya.

Sementara, Pendeta Setiaji Wiratmoko  dari Gereja Kristen Jawa Wonosobo mengucapkan terimakasih atas pengamanan yang diberikan jajaran Polres Wonosobo sehingga pelaksanaan perayaan Paskah berjalan aman dan lancar.

“Kami juga mengimbau seluruh jemaat gereja agar tetap tertib saat melaksanakan ibadah Jumat Agung serta Minggu pada perayaan Paskah ” ujar dia.

Sat Samapta Berbagi Berkah Sembako Untuk Orang jalanan

WONOSOBO – Sat Samapta Polres Wonosobo menggelar Baksos (Bakti Sosial) Jumat (7/4) membagikan 30 paket sembako kepada para pemulung dan orang jalanan yang berada di sekitaran alun – alun Wonosobo

Kasat Samapta AKP Ramdani mengatakan kegiatan ini adalah Sebagian wujud dari kepedulian Polda Jateng terhadap sesama.
Ia berharap semoga di bulan Ramadhan ini semua bisa merasakan kebahagiaan termasuk warga yang keseharianya bekerja sebagai pemulung dan orang jalanan.

“Kami senantiasa berkomitmen dalam mewujudkan kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam kondisi apapun, “Pungkas AKP Ramdani.

Bag SDM Bagikan Sembako ke Warga Ngapelan dan Buruh Angkut Pasar


Di bulan Ramadan 1444 H Polres Wonosobo terus menyalurkan bantuan sembako kepada warga kurang mampu.
Seperti pada Kamis (6/4) siang, sejumlah 30 bantuan paket sembako disalurkan Bag Sumda Polres Wonosobo kepada para buruh panggul, tukang ojek dan juru parkir di depan Polres Wonosobo.

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan, melalui Kabag SDM, Kompol Deni Wibowo, mengungkapkan bahwa bantuan sembako yang dibagikan bertujuan untuk meringankan kebutuhan masyarakat kurang mampu menjelang hari raya Idul Fitri.

“Bantuan ini untuk sedikit meringankan beban masyarakat kurang mampu, terutama kebutuhan pokok menjelang lebaran 2023,” jelas Kompol Deni.

Kompol Deni menambahkan, kegiatan yang diinisiasi Bag SDM Polres Wonosobo ini akan terus berlanjut hingga 2 minggu ke depan.

“Rencananya semua satuan dan fungsi akan bergantian membagikan paket sembako ke sejumlah titik yang di sekitar Wonosobo,” lanjutnya.

Lebih lanjut Kabag SDM berharap dengan adanya program penyaluran sembako dapat bermanfaat bagi sejumlah masyarakat yang kurang mampu. Selain itu, penyaluran sembako akan dilaksanakan personel Polres Wonosobo sambil berpatroli di titik yang telah ditentukan.

“Sistem pembagian sembako dilaksanakan sambil berpatroli sekaligus mewujudkan kenyamanan dan keamanan masyarakat di tengah padatnya aktivitas jelang Idul Fitri,” pungkasnya.

Curah Hujan Tinggi, Akses Kedua Desa Tertutup oleh Tanah Longsor

Curah hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Wonosobo selama beberapa hari ini mengakibatkan longsor di perbatasan antara Desa Mlandi dan Desa Menjer Kecamatan Garung pada Rabu (6/4) malam.

Kanit Dalmas Sat Samapta Polres Wonosobo, Aiptu Edi Toha Caya Gama, S.H., mengatakan bahwa tanah longsor tersebut terjadi di jalan antara Desa Mlandi dan Desa Menjer sehingga menutup akses antara kedua desa tersebut.

“ Tanah longsor tersebut terjadi saat hujan lebat dan volume air meningkat cukup sehingga tanah tersebut longsor menutupi akses jalan,” ungkapnya.

Menurut Aiptu Edi, jalan yang longsor tersebut merupakan senderan yang letaknya di tebing. Dirinya menuturkan bahwa proses evakuasi material longsor sudah dilaksanakan sejak malam hari oleh personel gabungan dari BPBD, Polsek Garung, anggota Sat Samapta Polres Wonosobo dan warga yang bahu membahu.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, untuk saat ini akses jalan sudah bias dilalui kendaraan walaupun masih agak licin karena masih ada sisa material yang berada dijalan,” tutur Aiptu Edi.

Proses evakuasi berjalan cukup lancar dengan memakan waktu kurang lebih sekitar 2 jam, jalan sudah bisa dilalui oleh kendaraan meskipun jalan masih agak licin karena sisa material yang ada namun akses jalan kedua desa tersebut sudah bisa dilalui.

“Untuk saat ini akses kedua desa sudah bisa dilalui tetapi kami menghimbau agar masyarakat yang melalui jalan tersebut harus lebih berhati – hati karena masih ada sisa material yang ada sehingga membuat jalan licin,” pungkas Aiptu Edi.

 

Tekan Kemacetan, Kapolres Wonosobo Cek Langsung Simulasi Rekayasa Lalu Lintas

Simulasi rekayasa lalu lintas ini dilakukan untuk mencegah terjadi kemacetan menjelang hari raya idul fitri 1444 H, di karenakan padatnya kendaraan yang melintas di sekitaran kota Wonosobo menjelang hari raya idul fitri tahun ini.

AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si. menuturkan dirinya terjun langsung bersama anggota melakukan simulasi rekayasa lalu lintas ini dengan mengsterilkan ruas – ruas jalan terutama parkir roda 4 agar dialihkan.

Simulasi ini bertujuan agar kemacetan di area perbelanjaan kota Wonosobo bisa teratasi terutama kendaraan roda 4 yang biasa parkir di penggal jalan Soekarno Hatta dan jalan A. Yani tidak diperbolehkan ada kendaraan roda 4 yang parkir sehingga parkir roda 4 dialihkan di beberapa titik seperti Kantor Pos, Halaman Gedung Adipura, dan Halaman Samsat.

“Mohon maaf jika aktifitas masyarakat terganggu karena adanya simulasi ini, kami harap dengan adanya simulasi ini kami dapat mengevaluasi apabila ada terjadinya kemacetan saat sebelum hari raya sehingga saat menjelang hari raya kemacetan di Wonosobo tidak terlalu parah seperti tahun – tahun sebelumnya”, jelasnya.
Di samping itu Kapolres juga memberikan pemahaman kepada masyarakat simulasi tersebut bertujuan untuk mengurangi kemacetan yang selalu terjadi setiap tahun di Wonosobo.

PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN RUSUS ASRAMA POLSEK SAPURAN

Kapolres Wonosobo meletakkan batu pertama pembangunan Rusus Asrama Polsek Sapuran pada Selasa, (4/4). Hal ini merupakan tanda dimulainya pembangunan Asrama Polsek Sapuran.

Kapolres Wonosobo menuturkan bahwa pembangunan ini merupakan wujud belanja modal dengan jumlah anggaran sebesar Rp. 807.762.000.- (delapan ratus tujuh juta tujuh ratus enam puluh dua ribu rupiah) untuk 5 unit dengan type 36.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pejabat utama Polres Wonosobo, Kapolsek Sapuran, Danramil Sapuran, Camat Sapuran, Kepala Desa Sedayu, Perwakilan Kontraktor CV. Bangun Abadi, tokoh agama serta sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Sapuran.

Dalam sambutannya Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan, menyampaikan bahwa bangunan Rusus Asrama ini telah direncanakan oleh konsultan perencana CV. Tiga Dimensi dan pengawas pekerjaan oleh CV. Wahana Karya Putratama, sedangkan pelaksana kontruksi oleh CV Bangun Abadi dengan lama pekerjaan 130 hari.

“Asrama merupakan perumahan milik negara sebagai tempat tinggal atau hunian selain itu asrama juga menjadi sarana pembinaan keluarga untuk menunjang pelaksanaan tugas pada Polri,” ungkapnya.

Pihaknya berharap dengan dibangunnya Asrama Polsek Sapuran ini dapat menunjang pelaksanaan tugas bagi anggota Polsek Sapuran dalam menciptakan keamanan dan ketertiban, serta wilayah Sapuran yang kondusif.

Sebelum mengakhiri sambutannya Kapolres juga menekankan kepada pelaksana dan semua yang terlibat dalam proses pembangunan rusus agar melaksanakan pekerjaan sesuai dengan spek yang telah telah ditetapkan.

“Semoga selalu diberikan kemudahan dan kelancaran dalam pelaksanaan pembangunan ini sampai dengan selesai serta dapat menghasilkan pembangunan sesuai dengan yang kita harapkan bersama.” tutupnya.