Polres Wonosobo Galangkan Patroli Dialogis, Antisipasi Bahaya Sikap Intoleransi, Terorisme, dan Radikalisme

Polres Wonosobo melaksanakan patroli dialogis guna memberikan pemahaman dan himbauan tentang bahaya sikap intoleransi, terorisme, dan radikalisme kepada masyarakat. Patroli dialogis ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya toleransi dan kerukunan dalam bermasyarakat, serta mencegah munculnya aksi-aksi terorisme dan radikalisme yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban di wilayah Wonosobo.

 

Dalam patroli dialogis kali ini, Bhabinkamtibmas Polsek Selomerto Aipda Untung memberikan himbauan tentang bahaya sikap intoleransi, terorisme, dan radikalisme, serta memberikan pemahaman tentang arti penting dari kerukunan dan toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Dalam dialog tersebut, masyarakat juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan memberikan pendapat mengenai isu-isu tersebut, sehingga terjalin hubungan yang baik antara petugas kepolisian dan masyarakat. Selain itu, petugas juga memberikan sosialisasi tentang program-program pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta memberikan informasi tentang cara melaporkan jika menemukan tindak kejahatan, terorisme, atau radikalisme.

 

Patroli dialogis ini mendapatkan respon positif dari masyarakat. Masyarakat menyambut baik kehadiran petugas kepolisian dan mengapresiasi upaya Polres Wonosobo dalam memberikan edukasi tentang bahaya sikap intoleransi, terorisme, dan radikalisme. Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus melakukan patroli dialogis dan memberikan edukasi kepada masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Wonosobo.

Kanit Reskrim Polsek Sapuran dan Babinsa Desa Banyumudal Melaksanakan Pendampingan dalam Kegiatan FKP

Sapuran Wonosobo – Kanit Reskrim Polsek Sapuran Polres Wonosobo AIPTU Khodirun, S.IP beserta Babinsa Desa Banyumudal Serda Haryanto melaksanakan kegiatan pendampingan dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) yang diselenggarakan oleh BPS Wonosobo di Balai Desa Banyumudal Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo. Kamis (12/5) pagi. Kegiatan FKP bertujuan untuk melakukan pendataan awal Regsosek (Registrasi Sosial Ekonomi) dan menyampaikan data hasil sensus ekonomi tahun 2022 kepada para Ketua RT dari Dusun Wekas di Desa Banyumudal Kecamatan Sapuran. Dalam kegiatan pendampingan ini, Kanit Reskrim Polsek Sapuran Polres Wonosobo AIPTU Khodirun, S.IP dan Babinsa Desa Banyumudal Serda Haryanto turut hadir untuk memberikan dukungan dan koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Kanit Reskrim Polsek Sapuran Polres Wonosobo AIPTU Khodirun, S.IP menyampaikan pentingnya kegiatan FKP sebagai langkah awal dalam mengumpulkan data dan informasi yang akurat mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat di Desa Banyumudal Kecamatan Sapuran. “Saya berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Desa Banyumudal dalam upaya pengembangan program Regsosek di wilayah ini,” ujar AIPTU Khodirun, S.IP. Babinsa Desa Banyumudal Serda Haryanto juga menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan ini dilakukan untuk memastikan bahwa kegiatan FKP dapat berjalan dengan baik dan lancar. “Kami akan terus memberikan dukungan dan bantuan dalam pelaksanaan kegiatan ini demi kepentingan masyarakat Desa Banyumudal,” tambahnya. Kegiatan FKP diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Banyumudal dalam memperoleh akses yang lebih baik terhadap program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Kapolsek Selomerto Hadiri Kegiatan REGSOSEK Di Balai Desa Simbarejo

Selomerto Wonosobo – Kapolsek Selomerto AKP Agus Priyono, S.H. hadir dalam kegiatan Forum Konsultasi Publik mengenai Pendataan Awal REGSOSEK (Satu Data Program Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat) di Balai Desa Simbarejo, Kecamatan Selomerto. Kamis (11/5) malam. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai perwakilan dari masyarakat, tokoh-tokoh desa, dan pejabat dari kepolisian dan pemerintahan setempat. Kepala Desa Simbarejo Hj. Minuk Gayanti, S.Sos. turut hadir sebagai fasilitator, dan selaku Asisten Fasilitator dan sekaligus sebagai penyuluh terdapat Syarif Hisayatulloh, dan Ayu Dewi Lestari dan Bangun Sri Handayani. Dalam kegiatan tersebut, Kompol Joko Susanto memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini yang diadakan secara terbuka dan transparan. “Kegiatan ini sangat baik untuk mendapatkan masukan dan masalah yang dihadapi masyarakat terkait dengan program REGSOSEK,” ujar Kapolsek. Kapolsek juga menekankan bahwa kegiatan Pendataan Awal REGSOSEK ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam memastikan bahwa program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan dengan baik. “Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, dapat membantu mempercepat dan mempermudah pelaksanaan program REGSOSEK di wilayah Selomerto,” tambahnya. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan dapat menjadi langkah awal yang baik dalam mewujudkan program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat yang lebih baik di wilayah Selomerto.

Kasus Anak Hilang Berhasil Diungkap Satreskrim Polres Wonosobo

Wonosobo – Polres Wonosobo berhasil mengungkap kasus viralnya berita tentang anak hilang yang diduga diculik. Kasus ini terungkap setelah keluarga korban membuat laporan anak hilang dikantor Satreskrim Polres Wonosobo pada hari Selasa tanggal 9 Mei 2023.

Berdasarkan laporan tersebut Satuan Reserse Kriminal Polres Wonosobo melakukan penyelidikan yang intensif. Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Wonosobo berhasil menemukan korban dan pelaku di wilayah Kabupaten Banyumas.

Dalam konferensi pers yang digelar oleh Polres Wonosobo pada hari Rabu (10/5), Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim AKP Kuseni, S.H., M.H. mengungkapkan bahwa pelaku tersebut berinisial S (21). Pelaku berhasil diamankan oleh tim Satreskrim Polres Wonosobo bersama dengan bantuan dari tim Satreskrim Polresta Banyumas.

Menurut keterangan yang diperoleh dari Satuan Reserse Kriminal Polres Wonosobo, menjelaskan bahwa pelaku mengenal korban sejak setahun yang lalu melalui grup WhatsApp. Pelaku mengaku terpesona dengan korban yang masih berusia 13 tahun dan memutuskan untuk bertemu dengannya. Namun, setelah berhasil membawa korban pergi, pelaku mengajak korban dengan iming-iming akan menikahi dan membahagiakan korban. Pelaku dan korban berencana menuju ke rumah tersangka di Kabupaten Bogor dengan menaiki kereta api sebelum berhasil diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Wonosobo.

Kasat Reskrim menyatakan keberhasilan dalam mengungkap kasus ini berkat kerja keras dari Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Wonosobo. Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan memantau anak-anaknya dalam bermedia sosial.

“Kita mengapresiasi kerja keras dari Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Wonosobo yang berhasil mengungkap kasus ini. Kami juga mengimbau kepada orangtua untuk selalu waspada dan memantau perilaku anak-anak terutama di media sosial. Kasus seperti ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih memperhatikan keamanan dan keselamatan anak-anak,” ujarnya.

Saat ini Pelaku dijerat dengan Pasal 332 KUHP “barang siapa membawa pergi seorang wanita yang belum dewasa, tanpa dikehendaki orang tuanya atau walinya tetapi dengan persetujuannya. dengan maksud untuk memastikan penguasaan terhadap wanita itu, baik di dalam maupun di luar perkawinan”. Dan untuk pasal tindak pidana lainnya masih dalam penyidikan. Pelaku kini telah diamankan dan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kapolsek Selomerto Laksanakan Patroli Sambang Desa Pastikan Situasi Kondusif

Kapolsek Selomerto AKP Agus Priyono, S.H. melaksanakan patroli sambang warga jelang Pemilu 2024 guna memastikan situasi keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayahnya tetap terjaga dengan baik. Kegiatan patroli tersebut dilakukan pada hari Selasa (tanggal 10 Mei 2023) Pagi di sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polsek Selomerto.

Dalam patroli sambang tersebut, AKP Agus Priyono, S.H. berdialog dengan warga dan tokoh masyarakat setempat untuk mengumpulkan informasi terkait situasi keamanan dan potensi gangguan yang mungkin terjadi di masa Tahapan Pemilu 2024. Selain itu, ia juga memberikan imbauan dan pesan-pesan kampanye yang bersifat mengajak masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan perdamaian selama pelaksanaan Pemilu 2024.

AKP Agus Priyono, S.H. mengatakan bahwa kegiatan patroli sambang tersebut merupakan salah satu bentuk pelayanan dan pengabdian Polri kepada masyarakat. Ia berharap, dengan kegiatan tersebut, masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman selama masa tahapan Pemilu 2024.

“Kami berharap, dengan adanya patroli sambang ini, masyarakat merasa lebih tenang dan nyaman. Kami siap memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat selama masa tahapan Pemilu 2024, sehingga pelaksanaan Pemilu 2024 dapat berjalan dengan aman, damai, dan lancar,” ujarnya.

AKP Agus Priyono, S.H. juga menegaskan bahwa Polsek Selomerto akan terus melakukan patroli sambang dan pengamanan selama masa tahapan Pemilu 2024, guna mencegah dan mengatasi potensi gangguan keamanan yang mungkin terjadi.

Berikan Rasa Aman, Polres Wonosobo Intensifkan Giat Patroli

Polres Wonosobo terus mengintensifkan patroli rutin guna meningkatkan kemanan dan ketertiban di wilayah hukumnya. Patroli ini dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan, menekan angka kriminalitas, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

 

Dalam patroli rutin kali ini, Polres Wonosobo menurunkan sejumlah personel dan kendaraan patroli ke sejumlah titik yang dianggap rawan, seperti pemukiman warga, jalan raya, dan area publik lainnya. Selama patroli, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu melaporkan segala bentuk tindak kejahatan atau hal mencurigakan yang terjadi di sekitar lingkungan mereka.

 

Selain itu, dalam patroli kali ini, Polres Wonosobo juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait waspada bencana alam, mengingat saat ini di Wilayah Wonosobo curah hujannya tinggi sehingga banyak terjadi bencana  alam seperti tanah longsor dan banjir.

 

Patroli rutin yang dilakukan Polres Wonosobo ini mendapatkan respon positif dari masyarakat. Masyarakat merasa senang dan merasa lebih aman dengan adanya kehadiran petugas kepolisian di lingkungan mereka. Polres Wonosobo berkomitmen untuk terus mengintensifkan patroli rutin dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Korban Kecelakaan Yang Hanyut Di sungai Sayangan Ditemukan Di Waduk Mrica

Setalah tiga hari dilakukan pencarian terhadap korban laka lantas yang diduga terjatuh dan hanyut di Sungai Nyanggong Dusun Sayangan, Desa Sudungdewo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo berhasil ditemukan di Waduk Mrica Kabupaten Banjarnegara pada Selasa (9/5) sekira pukul 10.45  Wib.

Kejadian bermula ketika seorang warga melaporkan kejadian kecelakaan dimana sepeda motor bebek modif warna hitam, tanpa No Polisi/ No Register dan tanpa pengendara ditemukan di jembatan turut Dusun Sayangan, Sudungdewo, Kertek pada hari Minggu (7/5). Mendapati laporan tersebut petugas langsung mendatangi TKP dan setelah dilakukan penyelidikan diduga korban terjatuh dan hanyut terbawa arus sungai Nyanggong.

Polres Wonosobo bersama tim SAR, termasuk personel dari Basarnas dan relawan dari masyarakat sekitar melakukan pencarian terhadap korban.

Setelah tiga hari dilakukan pencarian disekitar sungai namun tidak ditemukan, kemudian  tim mendapat laporan bahwa telah ditemukan jenazah di  Waduk Mrica, Kabupaten Banjarnegara.

Mendapati laporan tersebut AKP Ali Musofa beserta anggota Polsek Kertek bersama Tim gabungan Basarnas, Relawan dan SAR Kabupaten Wonosobo langsung bergegas menuju  ke Waduk Mrica Banjarnegara untuk memastikan identitas korban.

“Setelah mendapat Informasi adanya penemuan jenazah di Waduk Mrica saya bersama Tim langsung menuju ke lokasi untuk memastikan identitas korban. Dan setelah dilakukan identifikasi ternyata benar bahwa korban adalah Saudara Muhammad Rifqi Riswanda (22) yang merupakan korban kecelakan yang terjatuh ke sungai Nyanggong, Sayangan.” Ungkap AKP Ali.

Pihaknya juga menambahkan saat ini korban telah di bawa ke RSUD Banjarnegara yang kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Personel Sat Samapta Susuri Sungai Sayangan Cari Warga Yang Diduga Hanyut

Wonosobo – Personel Satuan Samapta Polres Wonosobo, Jawa Tengah, melaksanakan pencarian seorang warga yang diduga hanyut di Sungai Desa Sayangan, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo pada Senin (8/5) sore. Pencarian dilakukan setelah adanya laporan dari warga sekitar bahwa ada seseorang yang hanyut di sungai tersebut.

Tim pencarian yang terdiri dari 15 personel dipimpin oleh Kasat Samapta AKP Nuryawan Eko Ramdhani, Mereka langsung bergerak menuju lokasi sungai yang dilaporkan, dan melakukan pencarian dengan menggunakan peralatan yang sesuai.

“Pencarian dilakukan secara intensif dengan menggunakan peralatan yang dimiliki, serta dengan penggunaan alat pendeteksi yang dapat menentukan posisi orang yang hilang,” ujar AKP Ramdhani.

Hingga saat ini, pencarian masih dilakukan oleh tim SAR gabungan, termasuk personel dari Basarnas dan relawan dari masyarakat sekitar. Pihak kepolisian dan tim SAR berharap dapat menemukan korban secepat mungkin, dan masyarakat diimbau untuk tetap waspada di sekitar sungai, terutama saat musim penghujan seperti sekarang.

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus berupaya dalam pencarian korban yang diduga hanyut di Sungai Desa Sayangan. “Kami akan terus bekerja sama dengan pihak SAR dan instansi terkait lainnya untuk menemukan korban secepat mungkin dan memberikan kepastian kepada keluarga korban,” ujarnya.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada saat berada di sekitar sungai, terutama saat musim penghujan seperti sekarang. Jangan membuang sampah sembarangan dan hindari bermain air di sungai karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Polsek Kertek Laksanakan Blue Light Patrol Pastikan Masyarakat Aman

Wonosobo – Polsek Kertek Polres Wonosobo melaksanakan Blue Light Patrol untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah tersebut. Patroli tersebut dilakukan dengan menggunakan kendaraan patroli yang dilengkapi dengan lampu biru di atasnya, sebagai tanda kehadiran polisi di jalan. Selasa (9/5/2023) dini hari.

Blue Light Patrol ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kejahatan, seperti pencurian, perampokan, atau gangguan kamtibmas lainnya yang dapat membahayakan keamanan masyarakat. Patroli juga sebagai bentuk dari polisi yang dekat dengan masyarakat, sehingga petugas kepolisian dapat berinteraksi langsung dengan warga dan pemilik usaha selama patroli.

Kanit samapta Polsek Kertek Aiptu Handoko Budi Santoso, mengatakan bahwa Blue Light Patrol ini adalah salah satu upaya kepolisian untuk meningkatkan kehadiran mereka di tengah-tengah masyarakat dan meningkatkan keamanan. “Kami ingin memastikan masyarakat bahwa polisi hadir untuk melayani dan melindungi mereka. Blue Light Patrol adalah salah satu cara kami melakukan itu,” katanya.

Petugas kepolisian yang terlibat dalam Blue Light Patrol dilengkapi dengan peralatan komunikasi, dan mereka berkoordinasi satu sama lain selama patroli. Mereka juga melakukan berhenti di lokasi-lokasi strategis, seperti jalan-jalan ramai, area publik, dan lingkungan, untuk memantau situasi dan memastikan keamanan masyarakat.

Di akhir patroli, Kanit samapta menyatakan kepuasannya dengan kesuksesan Blue Light Patrol. “Patroli ini efektif dalam meningkatkan kehadiran kami di tengah-tengah masyarakat dan mencegah terjadinya kejahatan. Kami akan terus melakukan patroli seperti ini untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambahnya.

Blue Light Patrol adalah tanda nyata dari komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah tersebut. Patroli ini juga sebagai pengingat bagi pelaku kejahatan bahwa polisi selalu waspada dan siap untuk menanggapi segala gangguan yang mungkin terjadi.

Polsek Amankan Pentas Ndolalak Desa Lumajang Watumalang

Polsek Watumalang Polres Wonosobo, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengamanan dalam acara halal bi halal di Dusun Rejosari, Desa Lumajang. Kegiatan tersebut melibatkan para pemuda pemudi dan masyarakat setempat dalam rangka mempererat silaturahmi dan persaudaraan. Senin (8/5/2023).

Dalam acara tersebut, masyarakat setempat menampilkan hiburan tari ndolalak yang merupakan salah satu tarian tradisional dari Jawa Tengah. Polsek Watumalang pun turut berperan aktif dalam memastikan kelancaran acara dan mencegah terjadinya gangguan keamanan.

Kapolsek Watumalang, AKP Yuliyanto, S.H. mengatakan bahwa kegiatan monitoring dan pengamanan tersebut bertujuan untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama acara berlangsung. “Kami berupaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh peserta dan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Polsek Watumalang melibatkan personel yang terlatih dan dilengkapi dengan peralatan pendukung seperti alat komunikasi dan kendaraan patroli. Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan koordinasi dengan panitia acara dan pihak terkait lainnya.

Dalam akhir kegiatan, Kapolsek Watumalang menyatakan keberhasilan dalam menjaga keamanan dan kelancaran acara halal bi halal tersebut. “Kegiatan ini berjalan lancar dan aman tanpa ada gangguan keamanan yang signifikan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan memberikan manfaat positif bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.

Dengan adanya kegiatan monitoring dan pengamanan yang dilakukan oleh Polsek Watumalang, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat serta mengurangi tingkat kekhawatiran terjadinya gangguan keamanan dalam kegiatan masyarakat.