WONOSOBO – Satlantas Polres Wonosobo terus berupaya meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda melalui program Pelayanan SIM Bersama Masyarakat dalam rangka mendukung Operasi Patuh Candi 2026. Kali ini, pelayanan dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo, Rabu (4/11/2026), dengan sasaran utama para pelajar.
Program ini menjadi salah satu upaya Polres Wonosobo untuk mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya pelajar, sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sebelum berkendara di jalan raya.
Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 78 pemohon mengikuti proses penerbitan SIM baru, terdiri atas 55 pemohon SIM A dan 23 pemohon SIM C. Para pemohon mengikuti tahapan pelayanan mulai dari pemeriksaan kesehatan dan psikologi, registrasi dan verifikasi, identifikasi, ujian teori menggunakan sistem e-AVIS, hingga ujian praktik.
Setelah dinyatakan memenuhi persyaratan dan lulus seluruh tahapan, SIM dicetak dan diserahkan kepada pemohon.
Selain memberikan pelayanan, petugas Satlantas Polres Wonosobo juga menyampaikan sosialisasi Operasi Patuh Candi 2026 serta edukasi keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa tertib berlalu lintas bukan sekadar untuk menghindari pelanggaran, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Kasi Humas Polres Wonosobo Ipda Wahyu menyampaikan bahwa pelayanan SIM yang menyasar lingkungan sekolah merupakan bentuk pendekatan pelayanan sekaligus edukasi kepada generasi muda agar semakin memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Melalui program ini, Polres Wonosobo berharap para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, membangun budaya disiplin sejak dini, serta senantiasa mematuhi aturan ketika berkendara.
