WONOSOBO – Jajaran personel gabungan dari Polres Wonosobo, Kodim 0707 Wonosobo, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sukses melaksanakan pengamanan menyeluruh pada gelaran akbar Java Balloon Attraction 2026 di Stadion Kalianget, Kabupaten Wonosobo, Minggu (5/7/2026) pagi. Pengamanan ketat berskala besar yang dipimpin oleh Wakapolres Wonosobo, Kompol Agustinus David Putraningtyas, S.Sos., M.H., ini berhasil memberikan pelayanan prima berupa sterilisasi area penerbangan balon, pengelolaan kantong parkir, hingga pengaturan total arus lalu lintas di sepanjang jalur menuju lokasi guna menjamin kenyamanan 3.500 pengunjung dan 37 tim peserta.
Operasi pengamanan diawali sejak subuh, tepat pukul 05.00 WIB, di mana seluruh personel gabungan dari Polri, TNI, Dishub, dan Satpol PP berkumpul di Stadion Kalianget untuk melaksanakan Acara Arahan Pimpinan (AAP). Langkah ini diambil guna memastikan pembagian plotting personel berjalan presisi, baik untuk pengamanan terbuka di dalam area stadion, antisipasi kerawanan di titik parkir, maupun penguraian potensi kemacetan di rute-rute utama.
Berkat matangnya koordinasi hasil AAP tersebut, arus kendaraan wisatawan yang datang dari berbagai daerah dapat dialirkan dengan tertib menuju kantong-kantong parkir yang telah disediakan. Personel Satlantas Polres Wonosobo bersama Dishub disiagakan penuh di sepanjang jalur luar stadion untuk melakukan rekayasa lalu lintas dan penjagaan, sehingga tidak terjadi penyumbatan arus yang berarti di sekitar kawasan Kalianget hingga acara resmi ditutup pada pukul 11.30 WIB.
Mewakili Kapolres Wonosobo, Wakapolres Kompol Agustinus David Putraningtyas, S.Sos., M.H., menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh unsur yang terlibat serta kesadaran masyarakat yang hadir dalam mematuhi arahan petugas.
“Kesuksesan pengamanan hari ini adalah buah dari sinergitas kuat antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan seluruh lapisan masyarakat. Kami memfokuskan pelayanan pada tiga titik utama: kenyamanan di lokasi penerbangan balon, keamanan kendaraan pengunjung di area parkir, serta kelancaran arus lalu lintas di sepanjang jalur utama menuju stadion. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan bertema The Sky of Heritage ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” ungkap Kompol Agustinus David.
Selain menyuguhkan formasi balon udara tradisional yang memukau, festival budaya ini juga menjadi momentum kebangkitan ekonomi lokal melalui kehadiran 40 stan Bazar UMKM serta sarana edukasi publik lewat deklarasi Gerakan Anti Korupsi “JONGASI KORUPSI”.
Demi menjaga keselamatan bersama dan ketertiban ruang udara nasional, Polres Wonosobo mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Wonosobo agar dalam melestarikan tradisi balon udara senantiasa mematuhi regulasi, yakni wajib menambatkan balon udara menggunakan tali dan tidak melepasliarkannya secara bebas ke angkasa. Balon udara yang terbang bebas dapat mengganggu jalur penerbangan pesawat komersial, membahayakan nyawa banyak orang, dan melanggar hukum. Mari kita jaga keamanan wilayah kita, baik di darat maupun di udara, dengan menjadi masyarakat yang tertib dan patuh aturan.
