Kapolres Wonosobo Pantau Langsung Pengamanan Tahun Baru Imlek

Didampingi sejumlah pejabat utama Polres Wonosobo, Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan, menyambangi Klenteng Hok Ho Bio pada Minggu (22/1) malam.
Kapolres menuturkan bahwa, kunjungan tersebut selain sebagai langkah pengecekan pengamanan, juga sebagai salah satu bentuk silaturahmi.
Dalam kesempatan itu, Kapolres meninjau langsung rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek yang dilaksanakan panitia sejak beberapa hari lalu.
“Puncak perayaan Imlek adalah hari Minggu ini, dengan kapasitas Klenteng yang bisa menampung kurang lebih 2022 jemaat ini kami berharap pengamanan yang diberikan Polres Wonosobo bisa maksimal,” ungkapnya.
Pihaknya menambahkan, perayaan Imlek tahun ini sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya saat pandemi Covid-19 masih merebak.
“Karena sudah tak ada lagi pembatasan kami berharap perayaan dan rangkaian ibadah Tahun Baru Imlek dapat dilaksanakan dengan khusu’ dan khidmat,” tambahnya.
Usai mengecek anggota yang berjaga di sekitar kelenteng, Kapolres juga menyempatkan berbincang-bincang dengan panitia dan pengurus Kelenteng Hok Ho Bio.
Pihaknya berharap seluruh jemaat dan masyarakat Tionghoa di Kabupaten Wonosobo dapat turut serta memupuk toleransi antar umat beragama di Wonosobo sehingga tercipta situasi yang nyaman dan kondusif.

Polsek Mojotengah Evakuasi Kebakaran Kantor BPP

Kantor BPP ( Balai Penyuluhan Pertanian ) Mojomartani Kecamatan Mojotengah di Jl. Raya Kalibeber Km.2 Kalibeber Kec. Mojotengah dilalap jago merah,  Jumat (20/1) dini hari sekira pukul 00.30 WIB.

Kejadian berawal pada saat Saudara Sertu Supriyanto dan Saudara Serda Imam Baehaqi menerima laporan dari masyarakat yang sedang lewat di depan Kantor Koramil Mojotengah bahwa terjadi kebakaran di kantor BPP Kecamatan Mojotengah, Sertu Supriyanto dan Serda Imam Baehaqi kemudian meneruskan laporan ke Anggota piket Polsek Mojotengah agar melaporkan kejadian tersebut ke unit pemadam kebakaran Kabupaten Wonosobo.

Kemudian Anggota menuju ke TKP dan mendapati api sudah membakar ruang bagian depan kantor tersebut, selang beberapa menit tiga unit mobil Pemadam Kebakaran datang dan sekitar pukul 01.30 WIB api berhasil dipadamkan.

Dari hasil penyelidikan awal diduga sumber api berawal dari timbunan sekam yang disimpan di ruang depan kantor BPP Kecamatan Mojotengah sehingga menyebabkan api menjalar ke ruang kantor BPP tersebut.

“ Untuk sementara kebakaran tersebut diduga disebabkan karena timbunan sekam yang diletakkan disekitar kantor tersebut sehingga api sangat cepat menjalar ke kantor tersebut dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.” Ungkap Kapolsek Mojotengah AKP Sanyoto. Dalam kejadian bencana kebakaran tersebut kerugian materiil sekitar RP. 50.000.000,- (Lima Puluh Juta Rupiah).

Cegah Angkot Ngetem Satlantas Polres Wonosobo Rekayasa lalin Di Simpang Kertek

Wonosobo – Jajaran Satlantas Polres Wonosobo merekayasa lalu lintas di simpang empat Kertek yang rawan padat dan macet karena jalur pertemuan tiga kabupaten yaitu Temanggung, Purworejo dan Banjarnegara. Masih banyak angkot dan beberapa mobil yang sering ngetem yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Maka dariitu Personel Satlantas memberikan barrier dan traffic cone di sekitaran simpang empat Kertek.

Berdasarkan petugas di Pos Polisi Kertek yang bertugas banyak angkot ngetem di depan pertokoan sebelah barat Pasar Kertek dan juga di persimpangan jalan dari arah Wonosobo menuju Temanggung, karena para angkot itu menunggu penumpang yang berbelanja di Pasar kertek.

Kondisi itu mengakibatkan pengguna jalan lain menjadi merambat akibatnya kepadatan jalan sering terjadi di kawasan tersebut. Padahal, tanda dilarang berhenti banyak terpasang di samping pedestrian sisi jalan.

Dengan berdasarkan hal tersebut maka Satlantas Polres Wonosobo melalui Personel piket Pos Kertek melakukan pembatasan terhadap kendaraan yang akan ngetem pada lokasi tersebut, Selasa, (18/01/2022).

Anggota di lapangan memasang traffic cone dengan tambahan tali yang dipasang dibahu jalan sepanjang simpang empat Kertek.

Pemasagan traffic cone tersebut berguna untuk menutupi bahu jalan yang ada pada daerah tersebut sehingga ruang parkir yang sering digunakan untuk angkot ngetem tersebut menjadi habis dan diharapkan dengan kegiatan tersebut para sopir bisa memahami dan tidak akan ngetem lagi pada daerah tersebut.

Rangkaian Ibadah Imlek, Polres Wonosobo Sterilisasi Kelenteng

Jelang rangkaian ibadah Imlek, Sabtu (14/1) siang, personel Samapta Polres Wonosobo menyisir lokasi yang akan digunakan umat Tionghoa untuk menggelar sembahyang Imlek (Tahun Baru Cina). Sejumlah Lokasi di TITD (Tempat Ibadah Tri Dharma) Hok Ho Bio disisir petugas yang dipimpin Kasubnit Dalmas, Aipda Adi Santoso.

Selain menggunakan metal detector dan berbagai peralatan lainnya, diterjunkan juga seekor anjing pelacak untuk mengetahui kemungkinan adanya benda berbahaya di sekitar lokasi tersebut. Setelah dilakukan penyisiran dan pemeriksaan, petugas menyatakan tak menemukan adanya benda mencurigakan.

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan, melalui Kasat Samapta menuturkan bahwa tindakan ini merupakan prosedur tetap yang dijalankan polisi setiap ada kegiatan.

“Utamanya kegiatan keagamaan, pasti selalu kita lakukan sterilisasi untuk menetralisir potensi gangguan keamanan yang ada,” katanya.

Aipda Adi mengatakan, untuk pengamanan kegiatan sembahyang malam Imlek sendiri, pihaknya akan menerjunkan sejumlah personel Dalmas yang akan dibantu staf Polres.

“Pada saat ini situasinya memang relatif aman dan terkendali. Namun kami tidak mau under estimate berkaitan dengan setiap potensi ancaman yang ada,” ujar Agus.

Oleh karena itu pihaknya menyatakan tetap all out dalam melaksanakan pengamanan kegiatan tersebut. “Semoga semuanya berjalan lancar,” tandasnya.

Patroli Gereja Polres Wonosobo Antisipasi Terorisme

Polres Wonosobo – Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas diwilayah tetap aman dan kondusif, antisipasi tindak terorisme, radikalisme dan intoleransi di Wilayah Kabupaten Wonosobo. Personel Polres Wonosobo melakukan kegiatan patroli dengan sasaran rumah ibadah Gereja di seputaran Kota Wonosobo, Minggu (15/1)
Kegiatan patrol dipimpin oleh KBO Satlantas Polres Wonosobo IPDA Sarno ”Dalam bertindak, kita memberikan imbauan kepada para jemaat untuk waspada terhadap paham terorisme, radikalisme dan intoleransi. Selain itu kami juga menghimbau mereka yang tidak menggunakan masker untuk selelu taat protokol kesehatan, mengingat Pandemi Covid-19 sampai saat ini belum berakhir,” ujar Sarno
Sarno mengatakan, Patroli yang di lakukan kali ini yaitu, Antisipasi paham terorisme, radikalisme dan intoleransi serta menegakkan protokol kesehatan (prokes) di masyarakat, serta memberikan rasa aman kepada umat Nasrani yang akan melaksanakan ibadat di Gerejanya. Prokes yang harus ditaati 5 M yaitu memakai masker, menjaga jarak fisik, dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjahui kerumunan dan membatasi mobilitas. Dalam patroli kali ini, tak hanya menyampaikan himbauan terkait patuh prokes covid 19 namun juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas pada masyarakat

Polres Wonosobo Gelar Doa Bersama Awal Tahun

Dalam rangka mengawali tahun 2023, Polres Wonosobo menggelar doa bersama pada Kamis (13/1) malam.
Bertempat di masjid Mujahidin Polres Wonosobo, doa bersama diikuti oleh pejabat utama Polres Wonosobo dan personel Polres Wonosobo serta sejumlah anak yatim.
Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan, dalam sambutannya menuturkan bahwa tahun baru bukan hanya tentang perubahan angka namun juga sebuah kesempatan untuk bermuhasabah terhadap apa yang telah kita lakukan di tahun lalu.
“Kesalahan, kegagalan, suka maupun duka yang telah kita alami merupakan bagian dari hidup kita yang wajib kita syukuri dan senantiasa ambil hikmahnya agar bisa mengisi, memaknai dan menjalani kehidupan dengan lebih baik,” ungkap Kapolres.
Kapolres melanjutkan, doa bersama mengawali tugas sebagai anggota Polri di tahun 2023 dengan harapan kelancaran dalam melaksanakan tugas dan melayani masyarakat.
“Namun hal tersebut tentu bukan hal yang mudah diperoleh, segala proses perubahan dan reformasi birokrasi di tubuh Polri harus diawali dari diri sendiri,” lanjutnya.
Kapolres berharap dengana danya doa bersama di awal tahun ini, seluruh anggota bisa berbenah diri dalam memulai tugas kepolisian dan mewujudkan apa yang diharapkan masyarakat kepada instansi Polri.

Cepat Tanggap Tangkap Komplotan Copet, Polres Wonosobo Diapresiasi Wabup

Wakil Bupati Wonosobo M Albar mengapresiasi langkah cepat jajaran kepolisian Polres setempat yang dengan cepat berhasil membekuk pencuri handphone (HP) di acara pentas musik grup band Guyon Waton di Alun-Alun, akhir tahun 2022 lalu.

“Dalam waktu singkat, malam itu, personil kepolisian Wonosobo langsung bisa meringkus para pelaku pencuri HP dengan pemberatan. Saya kira ini kerja yang luar biasa dan patut diapresiasi semua pihak,” katanya.

Pria yang akrab disapa Gus Albar itu, mengatakan hal tersebut, saat ikut hadir dalam konferensi pers ungkap kasus pencurian HP dengan pemberatan di halaman Mapolres Wonosobo, Senin (9/1/2023).

Menurut Wabup, apa yang sudah dilakukan jajaran kepolisian berkolaborasi dengan masyarakat untuk terus dilanjutkan. Jika ada kejadian mencurigakan masyarakat harus dengan cepat memberikan informasi kepada aparat keamanan agar bisa ditangani dengan cepat dan baik.

“Kasus pencurian dengan jumlah pelaku 13 orang dan barang bukti 51 buah HP, saya kira baru kali ini terjadi di Wonosobo. Saya menghimbau masyarakat, khususnya dalam suasana keramaian, untuk tetap waspada dan hati-hati, agar kasus serupa tidak terulang lagi di masa yang akan datang,” ujarnya.

Apalagi, tambah dia, tindak kejahatan dan kriminal, tidak terjadi di pusat kerumunan saja. Tapi bisa dilakukan juga di situasi yang sepi. Sebab, pelaku kejahatan dan tindak kriminal bisa terjadi di mana saja, asal ada kesempatan untuk melancarkan aksinya.

“Alhamdulillah dengan diungkapkan kejadian tersebut, kasus pencopetan di daerah lain sepi. Bisa jadi mereka takut bayang-bayang kajadian di Wonosobo. Pencopet HP dibekuk secara massal dalam waktu yang cepat dan singkat. Saat akan bertindak mereka merasa takut tertangkap,” ungkapnya.

 

Disiplin dari Diri Sendiri Polres Wonosobo Laksanakan Gaktibplin Kepada Anggota

WONOSOBO, Kepolisian Resor Wonosobo, Untuk menuju Polri yang Presisi dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, Personil Polri harus siap diri dan tertib sebelum melakukan tugasnya sebagai pelindung pengayom dan pelayan kepada masyarakat.
Setelah selesai melaksanakan Apel pagi, Kasie Propam Iptu Tahjudin melaksanakan tugas rutinnya mengecek sikap tampang dan kelengkapan administrasi perorangan anggota Personil di lapangan Apel Mapolres Wonosobo, Senin (09/01/2023)

Kegiatan Gaktibplin personil ini di pimpin oleh Wakapolres Kompol Andi Setiyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.I.K. bersama PJU dan Kasie Propam IPTU Tahjudin  serta Anggota Propam.

Kasi Propam mengatakan kegiatan ini rutin dilakukan, hal ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan kerapian anggota di lapangan saat memberikan pelayanan kepada masyarakat harus punya dan jaga kewibawaan sebagai anggota Polri. “Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) yaitu dalam bentuk pemeriksaan kelengkapan administrasi perorangan, penggunaan seragam dinas, sikap tampang, senjata api, terhadap personel Polres Wonosobo” ungkap Kasi Propam.

Wakapolres Wonosobo Kompol Andi Setiyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.I.K. dalam kesempatannya mengatakan bahwa ini dilakukan untuk menjaga disiplin personel dan meminimalisir terjadinya pelanggaran untuk itu dilakukan pengawasan disiplin secara internal, mengingat polisi adalah panutan bagi masyarakat. “Kegiatan Gaktibplin ini bertujuan untuk mendisiplinkan anggota Polri khususnya di jajaran Polres Wonosobo, serta menimalisir pelanggaran yang dapat menurunkan citra dan martabat intitusi Polri dimata masyarakat,” tegas Wakapolres.

Polres Wonosobo Laksanakan Jumat Bersih Cegah Berkembangnya Nyamuk Demam Berdarah

Polres Wonosobo – Untuk menjaga dan memelihara kebersihan di lingkungan masyarakat, segenap personil Polres Wonosobo menggelar kerja bakti bersih–bersih di sejumlah tempat di lingkungan Mapolres Wonosobo dan asrama.

Kerja bakti bersih bersih di lingkungan Mako Polres Wonosobo di Pimpin Kasiwas Polres Wonosobo AKP Bambang AS, pihaknya melaksanakan kegiatan kerja bakti di lingkungan Mako untuk mencegah berkembangnya Nyamuk demam berdarah. Jumat (06/01/2023).

“Dalam kerja bakti ini, anggota menggunakan peralatan sekop, arit, dan alat lainnya” kata Kasiwas. kegiatan kurvey di bagi menjadi tiga grup yang menyasar sampah juga bak-bak penampungan air ataupun tempat yang berpotensi jadi tempat berkembang biaknya nyamuk baik di seputaran mako, asrama polres maupun lingkungan sekitar mako.

“Diharapkan setiap ruang kerja, kamar mandi serta lingkungan Mako tetap bersih dan indah serta jadi sehat dan nyaman karena bebas dari nyamuk demam berdarah,” kata AKP Bambang AS.

Rasa saling memiliki dan peduli terhadap lingkungan, terutama tempat kerja merupakan suatu kewajiban, karena dengan bersih, membuat kita betah dan nyaman pada saat dinas.” pungkas Kasiwas.

Kapolres Wonosobo Pimpin Upacara Pelepasan 3 Personel Purna Tugas, 47 Personel Terima Reward

Sejumlah 3 personel Polres Wonosobo menjalani upacara purna tugas pada Kamis (5/1/2023) di halaman Mapolres Wonosobo. Dua orang anggota Polri dan 1 anggota yang purna tugas periode1 Oktober hingga 1 Januari dilepas dengan prosesi pedang pora.
Tiga anggota Polres Wonosobo tersebut adalah Kompol Muhroji, Ipda Ngahadi dan Penata Dwi Yatno.
Upacara pelepasan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan. Dalam sambutannya, Kapolres mengungkapkan bahwa seluruh darma bhakti dan dedikasi selama bertugas sebagai anggota Polri maupun PNS Polri akan dijadikan teladan untuk anggota Polri yang masih aktif.
“Terimakasih kepada rekan-rekan purnawirawan Polri maupun purnawirawan PNS atas kinerja dan kebersamaan selama ini di kepolisian, kami akan terus belajar dari kinerja rekan-rekan,” ungkap Kapolres.
Selain upacara pelepasan purna tugas, sejumlah 47 personel Polres Wonosobo juga menerima reward karena prestasi dalam kinerja. 6 personel Bagian Perencanaan mendapat pengharagan karena dedikasi tinggi dalam merencanakan dan mengendalikan program dan anggaran sehingga Polres Wonosobo mendapatkan nilai akuntabilitas sangat baik. 2 personel Regident Satlantas mendapat reward dalam ungkap kasus kendaraan diduga hasil curanmor, 3 personel bhabinkamtibmas mendapatkan reward karena keaktifan pelaporan aplikasi Binmas Operasional Sistem, 3 personel mendapat reward karena keaktifan dalam pelaporan aplikasi Sistem Operasi Terpadu. Dan 29 personel Satreskrim serta 4 personel yang bertugas di pos Kertek mendapatkan penghargaan quick respon dan ungkap kasus pencopetan yang terjadi di alun-alun Jumat, 30 Desember lalu.
“Kami juga menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada 47 personel yang telah berprestasi dalam berbagai bidang dan turut memperbaiki citra Polri serta kepercayaan masyarakat,” ungkap Kapolres.
Dirinya berharap dengan pemberian reward ini, menjadi semangat untuk personel Polres Wonosobo yang lainnya untuk bekerja dengan sungguh-sungguh dan melayani masyarakat dengan hati.
“Jadikan ini cambuk dan penyemangat untuk terus melayani masyarakat dengan hati, saya yakin masih banyak sekali anggota Polri khususnya Polres Wonosobo yang bekerja dengan sepenuh hati melayani masyarakat serta menorehkan prestasi,” lanjutnya.
Upacara ditutup dengan pelepasan para purna Bhayangkara diarak menggunakan dokar.
Kapolres menambahkan bahwa tradisi pedang pora ini juga sebagai wujud penghargaan setinggi-tingginya institusi Polri kepada para purnawirawan atas jasa dan tugas selama berdinas.
Lebih lanjut, Kapolres berharap silaturahmi yang telah terjalin dengan Polres Wonosobo tidak terputus meski masa dinas sudah usai.
“Selamat memasuki masa purna bhakti dengan penuh kebahagiaan dan kesehatan bersama keluarga, semoga keakraban dan silaturahmi di antara kita tetap terjalin dengan baik,” pungkas Kapolres.