Di Rumah Sendirian, Warga Sudungdewo Ditemukan Meninggal Dunia

Seorang pria ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di rumahnya sendirian tanpa ada anggota keluarga lainnya.

Pria yang diketahui berinisial MJ tinggal sendiri di rumahnya Dusun Sayangan,  Rt.18, Rw. 06, Desa Sudungdewo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo. Berdasarkan keterangan warga sekitar dua bulan yang lalu korban pernah menyampaikan sering muntah darah dan seminggu sebelum ditemukannya korban juga didapati sedang sakit karena hendak membeli obat.

“Sekitar hari Kamis, 23 Februari 2023 kemarin saya melihat korban hendak membeli obat karena mengeluhkan sakit. korban memang hidup sendiri di rumahnya sehingga tidak ada orang yang dimintai tolong untuk membelikan obat.” Ungkap Mustakim

Evakuasi korban dilakukan ketika warga curiga dengan bau menyengat didalam rumah korban, kemudian warga masuk kedalam rumah korban yang tidak terkunci dan mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi terlentang.

Dengan segera warga melaporkan kejadian ke pihak Kepolisian. Setelah dilakukan pemeriksaan medis dari RS. PKU Muhamadiyah Wonosobo tidak ditemukan tanda/bekas kekerasan dan mayat sudah membusuk, dimungkinkan meninggal sejak sekira tiga sampai lima hari yang lalu.

Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2023 Resmi Dimulai Hari Ini

Kepolisian Resor Wonosobo Polda Jawa Tengah menggelar apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2022 di Halaman Mapolres Wonosobo pada Selasa (7/2).

Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2023 merupakan operasi cipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H. Rencananya, operasi ini akan berlangsung selama 14 hari terhitung sejak 7 Februari hingga 20 Februari 2023 mendatang.

Apel dipimpin oleh Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan, membacakan amanat Kapolda Jawa Tengah. Menurutnya, selain sebagai cipta kondisi menjelang lebaran, operasi ini juga digelar untuk menurunkan angka kecelakaan dan meningkatkan disiplin berlalu lintas. Menurut data jumlah pelanggaran, telah terjadi kenaikan jumlah pelanggar sebanyak 71% di tahun 2022 jika dibandingkan dengan tahun 2021.

“Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi tahun 2023 dengan tema “Keselamatan Berlalulintas yang Utama dan Pertama” ini mengedepankan tindakan preemtif 40%, tindakan preventif 40% dan 20% penegakan hukum,” jelasnya.

Kegiatan apel gelar pasukan tersebut dihadiri oleh Bupati Wonosobo, H. Afif Nurhidayat dan jajaran forkopimda serta diikuti oleh gabungan personel Polres Wonosobo, Dishub, Satpol PP dan sejumlah personel Kodim 0707 Wonosobo. Dimulainya OKLC 2023 ditandai dengan penyematan pita kepada petugas gabungan, yang terdiri dari petugas kepolisian, TNI, serta Dinas Perhubungan Wonosobo.

“Operasi ini akan digelar dengan dukungan dari perkuatan personel TNI, Dishub dan instansi terkait lainnya,” lanjut Kapolres.

Usai pelaksanaan apel, Bupati didampingi jajaran forkopimda mengecek langsung kondisi kendaraan dinas yang akan digunakan selama pelaksanaan operasi.

Lebih lanjut Kapolres meminta seluruh personel yang terlibat dalam OKLC 2023 ini untuk senantiasa melakukan deteksi dini terhadap dinamika yang berkembang agar bisa melakukan langkah-langkah pencegahan yang prediktif.

“Selamat melaksanakan OKLC 2023, laksanakan tugas dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab, hindari pelanggaran dan perilaku kontra produktif serta sikap arogan selama pelaksanaan operasi,” pungkas Kapolres.

Kapolres Wonosobo Hadiri Perayaan Cap Go Meh

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan, menghadiri perayaan Cap Go Meh di Kelenteng Hok Ho Bio Minggu (6/2) malam.

Perayaan Cap Go Meh ini dilaksanakan dalam rangka rangkaian tahun baru Imlek 2023. Tak hanya Kapolres, sejumlah tokoh agama dan ketua FKUB Wonosobo, sejumlah pimpinan Bank serta beberapa pejabat utama Polres Wonosobo juga mengahdiri acara tersebut.

Dalam sambutannya, perwakilan pengurus Kelenteng Hok Ho Bio, Hasan Akli, mengungkapkan terimakasih kepada berbagai phak yang telah membantu terselenggaranya seluruh rangkaian tahun baru Imlek tahun ini.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung lancarnya rangkaian tahun baru Imlek hingga puncaknya hari ini dilaksanakan perayaan Cap Go Meh,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengapresiasi pengamanan yang diberikan oleh Polres Wonosobo selama ini mulai dari ibadah tahun baru Imlek, sembahyang syukur yang dilaksanakan selama seminggu hingga Cap Go Meh yang semuanya berjalan lancar.

Hal tersebut disambut baik oleh Kapolres Wonosobo, pihaknya turut bangga dan berterimakasih atas undangan yang diberikan kepadanya.

Menurutnya selain ajang untuk saling menyapa sesama umat Konghucu setelah perayaan Imlek, perayaan Cap Go Meh ini juga menjadi sarana mempererat toleransi umat beragama di Kabupaten Wonosobo.

Bhabinkamtibmas Tingkatkan Patroli Dialogis, Cegah Bahaya Radikalisme

Bahaya sikap Radikalisme sudah menjadi perhatian khusus pemerintah karena dapat menggangu stabilitas negara.

Menanggapi hal tersebut bhabinkamtibmas Polres Wonosobo terus melakukan upaya – upaya untuk mencegah adanya sikap intoleransi, salah satunya dengan melakukan patroli dialogis

Dalam kegiatannya bhabinkamtibmas memberikan himbauan tentang dampak dari sikap radikalisme. Adanya sikap radikalisme ini bisa berdampak buruk pada persatuan dan kesatuan yang sudah ada, seperti disebut sebelumnya paham radikalisme ini membuat seseorang melakukan keinginannya dengan segala macam cara termasuk kekerasan.

Karena itu, radikalisme bisa menyebabkan konflik yang berdampak pada hilangnya harta hingga nyawa seseorang. Konflik ini bisa muncul karena sikap orang dengan paham radikalisme yang tidak memiliki sikap toleran atau menghargai pendapat orang lain.

“Negara Indonesia adalah negara yang pluralisme yang memiliki beraneka ragam suku, agama, ras dan budaya. Oleh sebab itu kita harus bisa saling toleransi terhadap perbedaan tersebut, agar tidak terjadi perpecahan maupun konflik sosial.” Ungkap Aipda Gigih

Sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Kepil Aipda Gigih menekankan kepada warganya untuk senantiasa menjunjung tinggi sikap toleransi, jangan sampai karena adanya sikap radikalisme membahayakan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dua Personel Polres Wonosobo Menerima Pangkat Penghargaan

Dua personel Polres Wonosobo mendapatkan kenaikan pangkat penghargaan karena pengabdiannya dalam bertugas. Upacara pemberian pangkat pengabdian dilaksanakan di halaman Mapolres Wonosobo pada Rabu (1/2/2023) pagi.

Dalam sambutan Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si. yang dibacakan Inspektur Upacara Wakapolres Kompol Andi Setiyo Wibowo, S.Si., S.I.K., M.I.K. memberikan selamat kepada AKP Heni Himawan dan IPDA Bambang Purnama atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi karena pengabdiannya.

“Kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi ini diberikan kepada personel karena pengabdian dan dedikasi dalam bertugas dengan baik dan tanpa pelanggaran,” ungkap Wakapolres.

Wakapolres berharap seluruh personel Polres Wonosobo bisa meneladani AKP heni Himawan dan IPDA Bambang Purnama dalam bertugas menjadi abdi negara di Kepolisian khususnya Polres Wonosobo.

“Jadikan ini sebagai teladan dan semangat untuk bertugas dengan baik dan hindari pelanggaran,” lanjut Wakapolres.
Lebih lanjut Wakapolres juga berharap di sisa masa tugas AKP Heni Himawan dan IPDA Bambang Purnama bisa terus menjadi teladan bagi rekan-rekan personel Polres Wonosobo.

“Sekali lagi selamat bagi AKP Heni Himawan dan IPDA Bambang Purnama, di sisa waktu sebelum masa purna ini semoga AKP Heni Himawan dan IPDA Bambang Purnama bisa terus memberi contoh dan menyemangati rekan-rekan serta junior untuk mengabdi dengan penuh dedikasi kepada instansi maupun Negara Republik Indonesia,” pungkas Wakapolres.

Satlantas Polres Wonosobo Bersama Ditlantas Polda jateng Ujicoba Drone ETLE

Wonosobo – Satlantas Polres Wonosobo bersama Ditlantas Polda Jawa Tengah mulai melakukan uji coba tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) menggunakan drone di Kabupaten Wonosobo. Uji coba ini dilakukan di persimpangan Selomerto Wonosobo, Selasa, 31/1/2023.

Dalam uji coba selama 20 menit, ETLE drone ini berhasil memantau pengguna jalan dan menangkap gambar sejumlah pelanggaran lalu lintas  Adapun pelanggaran yang paling banyak tertangkap di simpang empat Selomerto ini adalah tidak menggunakan helm dan juga kendaraan yang tidak dilengkapi dengan spion.

“Penindakan mulai kembali kami tingkatkan baik secara manual maupun dengan ETLE dan ETLE drone,” ujar Kasatlantas Polres Wonosobo AKP Ragil Irawan, S.H. pada kesempatan di lapangan.

“Titik atau lokasi yang dipantau ETLE drone ini nantinya pada titik-titik keramaian seperti Jalan Ahmad Yani, Jalan T Djogonegoro, hingga Jalur Kertek. Saat ini ETLE drone ini masih diuji coba, sebelum nantinya diberlakukan di Wonosobo” lanjut Kasat Lantas.

Pada Kesempatan yang sama, Kompol Ilham Safriantoro sakti, S.H., S.I.K. Kasiegar Ditlantas Polda Jateng selaku ketua Tim mengatakan “Sistem kerjanya sama dengan kamera statis yang sudah berjalan selama ini. Jadi pelanggaran kasat mata akan direkam kamera drone,”

“Nantinya, seluruh Polres di Jawa Tengah akan mendapatkan alokasi drone dari Ditlantas Polda Jateng. Pemberlakuan  tilang elektronik  menggunakan ETLE drone ini bertujuan menertibkan pengguna jalan dan menekan angka kecelakaan.” Pungkasnya.

Polres Wonosobo Gelar Upacara Peringatan HUT Satpam ke-42

Polres Wonosobo menggelar upacara peringatan hari ulang tahun Satuan Pengamanan (Satpam) ke-42 tahun 2023. Upacara tersebut dilaksanakan di halaman Mapolres Wonosobo pada Senin, 30 Januari 2023 dengan tema “Sinergitas Satpam dan Polri Peduli untuk Sesama”.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah perwakilan perusahaan swasta, seperti Rita Swalayan, TRIO Swalayan, PT. Tirta Investama (Aqua). BRI, BPD, Bank Surya Yudha, 1 pleton Satpam, 1 pleton Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat (FKPM) Gondang Watumalang serta sejumlah personel Polres Wonosobo.

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M. Si., dalam amanatnya menyampaikan ucapan terimakasih atas kinerja rekan-rekan Satuan Pengamanan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Wonosobo.

“Kehadiran Satpam merupakan kepanjangan tangan Polri yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya secara swakarsa guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban,” ungkapnya.

Polri menyadari dengan keterbatasan personel, sarpras maupun anggaran, lanjutnya, tidak akan mampu mewujudkan kamtibmas utamanya di lingkungan industri, perusahaan, perkantoran, tempat pariwisata maupun obyek vital lain.

Menurut Kapolres, dalam hal itulah kinerja rekan-rekan satpam sangat dibutuhkan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di lingkungan kerjanya.
Menyadari hal tersebut, peningkatan peran dan pembinaan Satpam sebagai pengamanan swakarsa menjadi salah satu kegiatan dalam program Transformasi Menuju Polri yang presisi.

“Peningkatan peran aktif pam swakarsa terlihat dari jumlah BUJP dan personel Satpam yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, pada tahuun 2022 jumlah personel Satpam naik sebanyak 5% dibanding tahun 2021,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Satpam yang berhasil memenangkan lomba voli dalam Piala Kapolda beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut Kapolres berharap Satpam harus senantiasa berpegang teguh terhadap nilai, norma, dan etika yang baik pada setiap pelaksanaan tugas.

“Junjung tinggi kode etik profesi Satpam dimanapun berada, tanamkan bahwa fungsi Kepolisian terbatas non yustisiil yang diberikan kepada rekan-rekan merupakan sebuah kehormatan yang harus selalu dijaga karena kehadiran satpam juga merupakan representasi kehadiran Polri di lapangan,” pungkasnya.

Kapolres Wonosobo Latihan Menembak Bersama Jajaran Forkopimda

Kapolres Wonosobo AKBP Eko Novan Prasetyopuspito menggelar kegiatan latihan menembak bersama jajaran Forkopimda, di Lapangan Tanjungsari, Kecamatan Sapuran pada Jumat pagi (27/1).

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Wonosobo, Dandim 0707 Wonosobo, Kajari, Kepala Rutan, Ketua Pengadialan Negeri, Kepala Imigrasi, Sekda, Jajaran Kepala Dinas Kabupaten Wonosobo dan seluruh PJU Polres Wonosobo.

Sebelum memulai kegiatan, para peserta terlebih dahulu mendapat bimbingan dan pelatihan cara pengoperasionalan senjata api dari para pelatih sebelum melakukan tembakan. Sebab, setiap peserta harus memahami cara menggunakan senjata api termasuk dalam menjaga keamanan saat penggunaannya agar tidak menimbulkan risiko.

Dalam pelaksanaannya,  para peserta menembak dengan menggunakan 2 jenis senjata api yaitu jenis glock dan laras panjang S1.

Kapolres menjelaskan bahwa kegiatan latihan menembak bersama tersebut bertujuan untuk menjalin sinergitas bersama Forkopimda Kabupaten Wonosobo.

“Kegiatan latihan menembak ini kami gelar untuk memperkuat sinergitas dan kekompakan serta meningkatkan jalinan tali silaturahmi bersama dengan Forkopimda Kabupaten Wonosobo.”

Seorang Ibu Muda Melahirkan Di Dalam Mobil Patroli Polsek Kertek

Ibu muda melahirkan di dalam mobil dinas Patroli Polsek Kertek berlokasi di Depan Puskesmas 2 Kertek di bantu tiga Bidan Puskesmas kertek dan dijaga Dua Anggota Polsek Kertek. Rabu, 25/01/23
Aiptu Sutiana Ka SPKT Polsek Kertek dan satu anggota Aipda Setya Dwi Nugraha, S.H. pada pukul 09.00 Wib meninggalkan Mapolsek Kertek untuk melaksanakan Patroli dengan sasaran pertokoan, Perbankkan dan Rest Area Candiyasan.
Saat berada di Rest Area Candiyasan Aiptu Sutiyana dan Aipda Setya menyambangi salah satu pengunjung rest area yang sedang mendinginkan cakram mobilnya tiba-tiba mendengar teriakan seorang Ibu-ibu salah satu penjual di lokasi Rest Area bahwa ada perempuan mau melahirkan.
Mendengar permohonan bantuan tersebut, Aipda Setya segera merapatkan mobil ke lokasi perempuan yang memegangi perutnya dan laki-laki yang mendampinginya. Tanpa menunggu lama, laki-laki yang diketahui adalah suami si perempuan, Mustakim membopong istrinya yang bernama Iyah ke dalam mobil di bantu Aiptu Sutiyana. Tanpa menunggu lama begitu sudah masuk mobil Aipda Setya segera mengemudikan Mobil Patroli Polsek Kertek menuju ke Puskesmas 2 Kertek yang berada di Desa Reco.
Dalam perjalanan Mustakim menyampaikan bahwa air ketuban sudah keluar, bahkan mendekati puskesmas sudah ada tanda-tanda kepala kelihatan. Sesampainya di depan Puskesmas, Aiptu Sutiyana bergegas meminta bantuan petugas Puskesmas untuk membantu pasien.
Karena tidak memungkinkan diangkat, tiga petugas yang diketahui Bernama Riyanti, Ika Desi Harnindita dan Uswatun Hasanah membantu proses kelahiran di dalam mobil Patroli Polsek kertek. Karena berada di Depan Sekolah dan berada di tepi jalan umum, Kedua Petugas membantu menyeterilkan lokasi agar tidak menjadi tontonan anak-anak pelajar maupun warga yang melintas.
Alhamdulilah proses kelahiran berjalan lancar dan segera bayi dan ibu dipindahkan ke ruangan di dalam Puskesmas. Ibu dan bayi dalam keadaan selamat, bayi dengan bobot 1.850 gram Panjang badan 46 cm segera diazanin oleh Mustakim bapak dari bayi tersebut.
Selesai segala proses kelahiran dan perwatan ibu dan bayi, kedua petugas ijin undur diri melanjutkan patroli. Mustakim bapak dari bayi mengucapkan terimakasih kepada kedua petugas yang sudah membantu membawa istrinya ke puskesmas.


Menurut Mustakim, pagi setelah periksa, istri baru bukaan satu dan diajak jalan-jalan di rest area yang juga perkebunan Teh. Akan tetapi saat jalan-jalan itu istrinya merasakan kontraksi mau melahirkan. Kebetulan Mustakim melihat mobil Polisi dan petugas yang sedang berbincang dengan pengunjung rest area. Terimakasih kepada Petugas Kepolisian Polsek Kertek yang dengan cekatan membantu istri saya.
Kapolsek Kertek AKP Eddy Vico Bey, S.E. membenarkan kejadian anggotanya menolong ibu melahirkan, menurutnya. Anggota di lapangan harus siap siaga menghadapi segala macam kondisi. Baik menangani kejahatan, kecelakaan maupun menolong seperti yang dilakukan kedua anggotanya pagi ini. Kapolsek mendoakan semoga ibu bayi di beri kekuatan dan Kesehatan sehingga bisa merawat bayi perempuannya. Dan untuk adek Bayi semoga jadi anak yang sholehah, berbakti kepada orang tua, bermanfaat bagi agama, masyarakat dan nusa bangsa. Tutup Kapolsek

Kapolres Wonosobo Hadiri Peresmian Hasil Kegiatan Pembangunan TA. 2022 Kabupaten Wonosobo

Kapolres Wonosobo, AKBP Eko Novan Prasetyopuspito, S.I.K., M.Si., bersama jajaran Forkopimda Wonosobo meresmian Hasil Kegiatan Pembangunan TA. 2022 Kabupaten Wonosobo pada Selasa (24/01) di Alun – Alun Kecamatan Sapuran.

Kegiatan diawali dengan mengunjungi Stan Produk UMKM Kecamatan se- Kabupaten Wonosobo dan dilanjutkan dengan pemutaran video hasil kegiatan pembangunan TA. 2022 Kabupaten Wonosobo.

Selama Tahun Anggaran 2022 Pemerintah Kabupaten Wonosobo telah merealisasikan belanja daerah sebesar 1 Trilyun 907 Miliyar 426 Juta 062 Ribu 607 Rupiah, dari total pagu anggaran 2 Trilyun 128 Milyar 866 Juta 682 Ribu 105 Rupiah atau sebesar 89,60%. Anggaran tersebut selain bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), juga bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Tengah (Bankeu), Dana Insentif Daerah (DID), Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT), Pajak Rokok, dan Program Hibah Jalan Daerah (PHJD).

 

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, saya menyampaikan terima-kasih dan apresiasi setinggi-tingginya, kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam melaksanakan pembangunan, sebagai wujud realisasi dari RPJMD 2021-2026 dengan visi Mewujudkan Wonosobo yang Berdaya Saing, Maju, dan Sejahtera, yang memiliki lima program unggulan Wonosobo Maer, Wonosobo Pinter, Wonosobo Sehat, Wonosobo Makmur, dan Wonosobo Aman.,” ungkap Bupati Wonosobo.

 

Kapolres juga mengapresiasi dan berterimakasih atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah atas kinerja bersama Pemerintah Daerah beserta jajarannya dalam mewujudkan pembangunanan Wonosobo.

 

Setelah sambutan dari Bupati Wonosobo, kegiatan dilanjutkan dengan Penandatanganan Prasasti Peresmian Pasar Sapuran, Ceremony Peresmian Kegiatan Pembangunan Tahun 2022, dan kegiatan ditutup dengan pemotongan Pita dalam rangka peresmian Pasar Sapuran dan Pengecekan bangunan Pasar.